Puisi: Pertemuan Kecil

787

Di kedai malam kami bertemu
ia memesan kopi dan aku membayar
pertemuan kecil juga cangkir yang kecil
duduk berhadap muka di bawah tenda payung

Sunyi di sini terlampau, katanya
lalu puisi mengalir dari bibirnya
kuhela panjang manisnya manikam
dalam. Aku terkunci dalam sebuah bait

Cinta memang tak selamanya api
kadang hanya secangkir kopi malam
hangatnya melampaui batas musim
dan kedinginan dari sebuah kota

Baca Juga:  Diberitakan Sebut Masyarakat Curi Porang, Plt. Sekda Belu Minta Maaf

Di kedai malam kami bertemu
ia membaca puisi dan aku menyesap
pertemuan kecil juga cangkir yang kecil
duduk berhadap muka di bawah tenda payung

2016
Frid Dacosta

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments