Seutas Senja

444

Mengeduk senyummu, ayah
Dari sisa petang mengampas
Rautmu mengapung di ceruk
Melarut dalam cangkir kopi

Senja menyeret bayang bayang
Dari bibir cangkir kesayanganmu
Lecup rindu menyelinapkan buih
Hangat di antara lipatan kenang

Sambil lalu ku tangkap denyar
Kesiur angin menolehkan gerimis
Bertanya tanya pada baris cemara
Kemanakah senja pulang berteduh

Baca Juga:  Paulus Adi Adu Dan Ferdi Maktaen Pimpin Banteng Muda Indonesia Cabang Belu.

Ke pelabuhan nan biru yakinku
Di tempat seluruh musim terhenti
Dan tarikan nafas selamanya
Berlabuh berlabuh berlabuh

Timor 2016
Frid Dacosta

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments