Animo Tanam Maek Bako meningkat, Pemdes Dafala Bantu Dana Desa

0
676

Go Berita. id. Atambua. Harga Maek Bako/Porang yang terus meningkat membuat Animo masyarakat Desa Dafala menanam Maek semakin bertambah. Ini disampaikan Kepala Desa Dafala, Kecamatan Tasifeto Timur, Leonardus Kehi, dilokasi perkebunannya, Sabtu, 14/03/2020 sore.

“Animo masyarakat sangat tinggi karena maek bako sangat menjanjikan, kita ikuti harganya semakin melambung, dari pantauan langsung kami (Pemerintah Desa), saat ini 70 Persen masyarakat di dafala ini sudah tanam maek, kami akan bantu dengan dana desa” Jelas kades yang akrab disapa Leo.

Lanjut kades Leo, informasi budidaya maek bako diteruskan kepada masyarakat setelah Pemerintah Desa mendapat arahan dari Pemda Belu. Katanya, “Setelah kami mendapatkan arahan Bupati dan dinas pertanian, kami lanjutkan informasi ini ke masyarakat baik di Rapat resmi maupun di mimbar Gereja setiap kali ibadah”.

Kades Leo juga menjelaskan darimana mereka mendapatkan bibit maek. “Anakan Maek kami dapat dari dinas Pertanian Belu, lainnya masyarakat mencari di hutan. Kami tanam di lahan kami masing masing, ada yang 15 ribu pohon ada yang 10 ribu pohon, ada yang hanya 4 ribu pohon. Dari yang kami lihat di lapangan, lahan masyarakat desa Dafala sebagian besar telah ditanam maek” urai kades Leo.

Berkaitan dengan panenan yang sudah didapat petani dari maek. “Kami tanam tahun lalu, tahun ini belum kami targetkan tahun 2022, itu puncaknya kami akan panen, karena itu pas usia panen”ujarnya.

Menurut kades Leo dari hitungan harga jual maek dipasaran bisa menjadi pembanding dengan usaha lainnya. “Saya jelaskan ke masyarakat saya, kalau kita ternak sapi 1 ekor, paronisasi selama 3 tahun sama dengan kita tanam maek 3 ribu pohon, lamanya sama, hasilnya juga sama. Kelebihannya perawatan maek juga tidak repot, sekali tanam kita ulang ulang panen” tuturnya.

Baca Juga:  Bupati Belu Apresiasi Kerja DPRD Pantau Posko Covid

Masih menurut kades Leo, Pemerintah yang dipimpinnya akan merespon positif peluang dan semangat masyarakat ini. “Tahun ini kami dari Pemerintah desa anggarkan 50 Juta untuk pengadaan bibit maek bagi masyarakat soalnya masyarakat lain punya lahan tapi tidak ada bibit maek, kami akan koordinasi dan bekerjasama dengan pihak pihak terkait yang punya kompetensi dalam pengadaan bibit maek ini, supaya program yang kami bantu dengan dana desa tidak bermasalah, ” Kata Kades muda itu.

“Informasinya tahun ini akan ada bantuan bibit dari Pemerintah Pusat dan Propinsi, ini luar biasa, saya pastikan masyarakat dafala setiap orang menanam 2 sampai 5 ribu pohon” Pungkas kades Leo dengan semangat. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here