Dirut PDAM Belu: Kerjasama Dengan Investor Tidak Akan Merugi

473

Go Berita. id. Atambua. Direktur Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Belu, Yunius Koy Asa, mengatakan bahwa kerjasama yang akan dibangun dengan PT Bima Sakti Alterra akan menguntungkan kedua belah pihak atau tidak merugi. “Kita profesional, ini bisnis, PDAM Belu tidak rugi, Investor juga tidak rugi dan terutama masyarakat diuntungkan”Kata Yun sapaan akrabnya di ruang kerjanya, Kantor PDAM, Selasa, 17/03/2020 Pagi.

Lebih lanjut Yun mengatakan bahwa lembaga yang dipimpinnya telah melakukan Inventasir sumber mata air yang berpotensi di Belu. “Kami sudah mengiventarisir sejumlah mata air dan aliran sungai yang berpotensi dikembangkan bersama investor. Antaranya, SPAM Lahurus, Weoe, Wekiar, Weutu, Tirta Nenuk dan Molos Oan yang sudah hampir selesai dikerjakan. Kami juga lagi survey sungai Motamaro dan aliran sungai di Desa Kabuna. Intinya, kita sangat siap soal potensi sumber mata air” urainya.

Baca Juga:  Jelang Pelantikan Forkoma PMKRI NTT, Alo Min Umumkan Komposisinya

Ditambahkan Yun, bahwa soal kerjasama dengan pihak ketiga atau investor tidak akan merubah status Badan Usaha Milik Daerah menjadi milik Swasta. “PDAM Belu tetap dibawah naungan Pemda Belu , Baik saya dan staf bekerja atas SK Bupati sedangkan PT. Bima Sakti juga secara profesional bekerja menyediakan jasa dan teknologi tanpa kita intervensi lebih jauh, jadi ini murni bisnis, segala asset dan personil PDAM tetap jadi milik pemda Belu” Papar Yun.

Katanya lagi, ” Kita punya potensi alam dan sistem, jadi investor akan membantu dengan aplikasi, pengetahuan dan teknologinya. PT Bima Sakti akan membantu kita mulai produksi sampai distribusi air ke masyarakat. Kita punya jangka waktu kontrak, dan setelah selesai kontrak segala asset itu akan menjadi milik Pemda Belu”.

Baca Juga:  Expo Suzuki Fiesta, Pembeli Dapat Discount Besar- Besaran

Masih dijelaskan Yun, “Regulasi atau aturan memberi ruang untuk kerjasama dengan pihak ke tiga, ini sudah saatnya pelayanan air bersih gunakan aplikasi dan teknologi, tidak bisa lagi kita pake pola manual, jadi kalau kita kerjasama, bukan karena PDAM tidak mampu, kita sudah WTP dua kali kok, tetapi pelayanan ke masyarakat harus lebih maksimal dengan kita gunakan jasa serta teknologi pihak ke tiga”tambahnya.

Berkaitan dengan larangan pejabat keluar daerah karena pencegahan Corona dan dampaknya terhadap kerjasama, Yun mengatakan pihaknya terus membangun komunikasi aktif dengan investor. “Sebenarnya tanggal 18 maret ini kami bertemu, hanya karena situasi ini kita tunda, Kita tetap bangun komunikasi dengan PT tersebut dan PDAM diluar daerah yang berhasil membangun kerjasama dengan Investor” Pungkas Yun.

Baca Juga:  Dilaporkan Dugaan Pengrusakan Rumah Begini Tanggapan Cristina Lazakar

Seperti diberitakan sebelumnya, PDAM Belu telah mempresentasekan rencana kerjasama dengan PT Bima Sakti Alterra, pada rapat bersama di ruang Komisi II DPRD Belu, Jumad/9/03/2020. Pada rapat tersebut, Ketua Komisi II, Theodorus Seran Tefa menegaskan bahwa DPRD Belu khususnya komisi II mendukung rencana PDAM tersebut karena air merupakan kebutuhan dasar masyarakat namun pihaknya meminta PDAM mendata potensi sumber mata air yang ada dan analisa untung ruginya apabila sudah dilakukan kerjasama serta perubahan status PDAM nantinya. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments