Ada Jenis Pemenjaraan Terpidana Yang Tidak Ditentukan Waktunya Di Inggris

393
Foto: The Sun.co.uk

Go_Berita.Id Atambua. Inggris menganut hukum common law (hukum kebiasaan). Mulanya, ada hukum kebiasaan yang berlaku dalam pergaulan antar masyarakat; hukum tidak tertulis. Ketika suatu perkara timbul, pengadilan mengangkat hukum kebiasaan yang ada sebagai bahan pertimbangan hukum pada setiap putusan pengadilan, selanjutnya menjadi preseden, bahwa perkara-perkara berikutnya akan mengikuti putusan pengadilan yang sudah ada.

Dalam hal pemidanaan, Inggris memberlakukan beberapa jenis hukuman penjara, sebagaimana dalam publikasi pemerintah melalui link: Prisons and probation (https://www.gov.uk/browse/justice/prisons-probation).

Hukuman penjara atas tindak pidana berbarengan dan berturut-turut. Jika seorang melakukan beberapa tindak pidana, biasanya dijatuhi hukuman atas setiap perbuatannya. Jika perbuatan kejahatan lebih dari satu, tetapi berlangsung dan selesai pada waktu yang bersamaan (concurrent sentences), kumulasi hukuman atas masing-masing perbuatannya dijalani sekaligus melalui satu putusan. Jika perbuatan kejahatan lebih dari satu, tetapi berturut-turut antara satu perbuatan dengan perbuatan berikutnya (consecutive sentences), dijalani satu demi satu. Terpidana menjalani semua hukuman dari yang terberat lebih dahulu kemudian baru yang lebih ringan. Misalnya, seorang dihukum atas perbuatannya masing-masing dengan penjara selama 6 bulan dan 3 bulan, terpidana menjalani lebih dahulu hukuman penjara 6 bulan sampai selesai baru menjalani lagi hukuman penjara 3 bulan.

Baca Juga:  Kepada Bapak Mama dan Tantenya, Randy Ungkapkan Bukan Dia Pembunuh Astrid Lael

Hukuman penjara yang ditangguhkan (suspended prison sentences). Hukuman ini, di Indonesia, dikenal sebagai hukuman percobaan. Terdakwa dinyatakan telah bersalah melakukan tindak pidana akan tetapi tidak dihukum penjara dalam kurun waktu tertentu. Terdakwa baru dihukum penjara apabila melakukan atau mengulangi tindak pidana selama kurun waktu yang telah ditentukan itu. Di Inggris, sama dengan di Indonesia, hukuman penjara percobaan ini dijalani di luar penjara, dan biasanya dengan syarat wajib menjauhi suatu tempat atau seorang selama sekian waktu atau menjalani kerja sosial (tanpa bayaran) yang dikenal sebagai “Community Payback”.

Baca Juga:  Beralamat Jelas Namun DPO Moge HD 2017 Sampai Saat Ini Belum di Temukan

Hukuman penjara untuk waktu yang tidak ditentukan (indeterminate prison sentences). Pengadilan biasanya menjatuhi pidana untuk waktu yang tidak ditentukan apabila pengadilan berpendapat bahwa orang yang bersangkutan merupakan ancaman bagi masyarakat umum. Hukuman yang tidak ditentukan waktunya artinya tidak ada waktu apakah tanggal atau bulan atau tahun yang ditentukan bagi terpidana untuk bebas. Dalam hal ini, pengadilan menjatuhkan suatu masa minimum bagi terpidana, yang disebut “tariff”. Setelah terpidana menjalani tariff tersebut, selanjutnya The Parole Board (semacam majelis pertimbangan pembebasan terpidana) yang akan memutuskan kapan akan membebaskan atau tidak membebaskan terpidana.

Baca Juga:  Empat Remaja di Naitimu Dianiaya Tanpa Sebab, Ada Korban Dibawah Umur. Pelakunya Pemain Lama

Hukuman seumur hidup. Pengadilan Inggris tidak mengenal pidana mati, tetapi ada pidana penjara seumur hidup (Life Sentences). Pengadilan di Inggris wajib menjatuhkan pidana penjara seumur hidup atas kasus-kasus seperti pembunuhan, pemerkosaan, dan perampokan (begal). Ada dua macam hukuman seumur hidup. Pertama, seorang yang mendapat hukuman seumur hidup dapat dilepaskan setelah menjalani masa penjara sekian tahun, akan tetapi hukumannya tetap berlaku sepanjang hidupnya. Apabila terpidana seumur hidup yang dilepaskan melakukan suatu pelanggaran atau tindak pidana, ia dapat dipenjara kembali kapan saja. Kedua, penjara seumur hidup untuk keseluruhan hidupnya. Artinya, terpidana menjalani masa hidupnya hingga meninggal dunia di dalam penjara. Tidak ada waktu untuk keluar sama sekali dari penjara. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments