ISIS Lebih Memilih Cuci Tangan Daripada Serang Eropa

591
ISIS, Foto Internet

Go Berita, Atambua. ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) adalah kelompok teroris yang masih berhaya. Media internasional melaporkan ISIS masih eksis dan memiliki kekuatan 20.000 gerilyawan hingga saat ini.

Dalam sebuh artikel yang dimuat di Politico.eu minggu lalu, Aitor Hernandez Morales menuliskan “Terror group advises hand washing rather than attacks on the West”. ISIS menyuruh anggotanya untuk menjauhi Eropa yang telah dilanda pandemi Covid 19 dan lebih menyarankan kepada anggotanya untuk cuci tangan daripada pergi menyerang ke Eropa.

Baca Juga:  TPU Masmae Kembali Dimakamkan Jenazah, Ini Pasien Covid ke 12 Dalam Bulan Juli

ISIS melakukan hal itu sebagai upaya mencegah dan menghentikan penyebaran Covid 19 di antara militannya yang berada di seluruh dunia. Hal ini menyusul beberapa negara Eropa telah mengumumkan pandemi virus Covid 19 secara resmi.

Dalam buletin Al-Haba berbahasa Arab milik kelompok ISIS, para editornya melampirkan infografis satu halaman penuh tentang tips mencegah dan menghindari pandemi virus Korona di sampul belakang. Anggota ISIS disarankan untuk menaruh kepercayaan pada Tuhan, dan mencari perlindungan kepada-Nya dari penyakit, juga menutup mulut ketika menguap dan bersin, serta sering mencuci tangan. Mereka yang percaya, bahwa mereka mungkin terkena virus korona, diminta menjauh dari daerah di bawah kendali ISIS untuk menjaga kesehatan orang lain.

Baca Juga:  Ansy Lema Rapat Virtual Bersama Kelompok Tani Di Kabupaten Belu. Yongki Rorong : Melalui Ansy Lema Negara Hadir Memperhatikan Aspirasi Para Petani.

ISIS merupakan organisasi yang menggunakan berbagai cara untuk mendirikan negara baru di wilayah Irak dan Suriah. Organisasi ini ingin mengekspansi kekuasaannya ke seluruh dunia dengan cara-cara kekerasan. YP

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments