Tokoh Adat Dan Masyarakat Dusun Manubaun Belu NTT Gelar Ritual Adat Tolak Korona

2274

Go Berita. id. Atambua. Merebaknya Korona, tidak saja menyita perhatian publik di kota. Sekelompok Tokoh Adat dusun Manubaun, melaksanakan Ritual Adat Untuk menolak Wabah/Virus Korona. Kegiatan ini dilaksanakan di sepanjang jalan Dusun Manubaun, Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Minggu, 22/03/2020 Pagi.

Raimeru Dasilva, Tokoh adat setempat mengatakan, Ritual Adat ini dipercaya bisa secara dini menolak wabah Korona memasuki wilayahnya. “Ini acara adat, kita buat untuk usir hama atau penyakit supaya jangan masuk memang ke wilayah kita” Jelas Raimeru.

Baca Juga:  Musim Kemarau di Belu, Kakuluk Mesak Status Awas Atambua Selatan Waspada!

Salah seorang Tokoh Adat, Marius Bere mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sudah menjadi kebiasaan sejak dahulu. “Ini dari nenek moyang kami sudah buat begini, kalau ada penyakit yang serang manusia atau tanaman, kita buat acara adatnya duluan supaya jangan masuk memang ke wilayah kita” urainya

Menurut Marius, warga di dusun Manubaun sudah diberitahukan sebelumnya dan mereka rela atau sumbangkan uang dengan jumlah setiap KK lima ribu rupiah.

Baca Juga:  Golkar Belu Apresiasi Peluncuran Program Berobat Gratis, Epy: Demi Kesejahteraan Rakyat Kami Dukung 100%

“Ini masyarakat kumpul uang secara sukarela, kita beli anjing, ayam, sirih, pinang untuk kita buat acara adat. Nanti, binatang yang kami bawa harus habis dimakan di tempat ritual, tidak boleh bawa pulang” Tambah Marius.

Nampak oleh awak media, situasi lenggang dan sepi karena selain para Tokoh adat yang melaksanakan ritual, masyarakat dilarang berada diluar dan kondisi rumah tertutup rapat pintunya. Hanya bunyi Gong yang dipukul sambil terus berjalan. Di depan setiap rumah masing masing warga terdapat sebuah ketupat yang terisi uang koin. Para tokoh adat yang lewat singgah dan mengambil ketupat tersebut dari rumah ke rumah hingga selesai. Ketupat dan binatang untuk ritual dibawah ke sungai dan dilanjutkan dengan ritual adat berikutnya. YP.

Comments

comments