Wati Melakukan Perlawanan, Perceraian Ketua DPRD Belu NTT Belum Final

2672
Ferdinandus Bae, Kuasa Hukum

Go_Berita.Id-Atambua. Jeremias Manek Seran Jr., adalah Ketua DPRD Kabupaten Belu NTT. Sebelumnya, Manek Junior, sapaan akrabnya, adalah Wakil Pimpinan DPRD Belu periode 2014-2019. Ia memiliki seorang istri, Maria Meliana Wati Lopes dengan dua orang anak.

Oleh karena adanya persoalan yang menimpa rumah tanggannya, Manek Junior menuntut perceraian terhadap Wati di Pengadilan Negeri Atambua dengan Register Perkara No. 06/Pdt.G/2020/PN. Atb dan pengadilan telah mengabulkan gugatan cerainya.

Manek Junior mengajukan gugatan cerai karena rumah tangganya dengan Wati telah mengalami pertengkaran yang terus-menerus dan tidak ada harapan untuk bisa berdamai lagi, sebagaimana alasan pertimbangan hukum pengadilan.

Atas gugatan Manek Junior, Pengadilan Negeri Atambua memanggil para pihak untuk menjalani proses sidang pemeriksaan.

Manek Junior hadir dengan diwakili oleh Kuasa Hukumnya, sedangkan Wati tidak hadir.

Setelah batas dua kali panggilan pengadilan, Wati tetap tidak hadir dan tidak menunjukkan kuasa hukumnya, maka pengadilan melanjutkan pemeriksaan perkara tanpa kehadiran Wati.

Baca Juga:  Atas Bantuan Para Pengusaha di Tengah Korona, Pemda Belu Sampaikan Terimakasih

Dalam sidang, Manek Junior menghadirkan alat bukti surat dan saksi, hingga pengadilan berpendapat, Manek Junior telah mampu membuktikan dalil-dalil gugatannya, sementara Wati sebagai tergugat tidak hadir meskipun telah dipanggil secara sah, maka pengadilan mengabulkan gugatan Manek Junior untuk seluruhnya secara bij verstek, tanpa kehadiran Wati.

Setelah putusan pengadilan pada (09/03/) tersebut, Hari ini, Selasa (24/03), Wati mengajukan perlawanan (verzet).

Ferdinandus Bae, S.H., Kuasa Hukum Wati, memastikan kepada Go Berita, telah mendaftarkan gugatan perlawanan untuk dan atas nama Wati. “Ya, benar. Kami sudah mengajukan dan mendaftarkan gugatan perlawanan pada jam satu siang tadi (24/03). Kami sudah bayar panjar biaya perkaranya. Semuanyalah, sesuai aturan”, katanya melalui telepon.

Bae menjelaskan alasan utama Wati mengajukan perlawanan semata-mata karena isi gugatan Manek Junior penuh dengan fitnah. “Semua cerita dalam gugatan itu tidak benar. Wati bukan perempuan yang modelnya seperti itu. Sudah dimuat lagi di media, bahwa Wati memiliki selingkuhan segala. Intinya, saya tidak mau berandai-andai. Kita buktikan saja di sidang nanti. Orang-orang yang katanya ada hubungan dengan Wati, akan kita hadirkan semua”, kata Bae.

Baca Juga:  ANSY LEMA LAPORKAN HASIL KINERJA SATU TAHUN SEBAGAI WAKIL RAKYAT NTT DI SENAYAN

Ferdinandus Bae, yang tampil bersama-sama dengan rekan Advokat Kornelius Dominggus Talok, S.H., meyakini pengadilan akan mengabulkan gugatan perlawanan Wati, “Kita yakin pengadilan akan mengabulkan perlawanan. Kami punya dasar bahwa pengadilan tidak bisa mengabulkan suatu gugatan perceraian atas dasar fitnah. Meskipun dilihat dari adanya percecokan, seperti yang dimuat dalam putusan, itu pun bukan gara-gara Wati. Itu semua gara-gara Pak Manek Junior sendiri. Pak Manek Junior sebagai pencipta masalah tidak bisa menjadi penuntut perceraian di pengadilan” ungkap Bae.

Baca Juga:  Wati Lopes: Jangan Mengada-ada dan Jangan Pisahkan Saya Dengan Anak-Anak

Wati punya alasan kuat atas ketidakhadirannya pada persidangan yang lalu.  Kata Bae, “Wati punya surat keterangan sakit. Ia menderita shock sampai sakit. Hal itu karena isi gugatan yang menuduhkan hal macam-macam. Kita bisa paham kondisi psikisnya dari sisi seorang perempuan dan ibu apabila tiba-tiba saja menghadapi gugatan cerai dari suaminya dan isinya tuduhan macam-macam seperti itu”.

Sesuai ketentuan hukum, suatu putusan pengadilan secara verstek karena ketidakhadiran pihak tergugat, hukum memberikan jangka waktu selama 14 hari, terhitung dari tanggal pemberitahuan putusan kepada tergugat, untuk tergugat mengajukan perlawanan. Dalam hal ini, pemberitahuan putusan pengadilan No. 06/ Pdt.G/2020/PN. Atb kepada Wati pada tanggal 10 Maret 2020, maka hari ini (24/03) adalah batas akhir pengajuan gugatan perlawanan, demikian penjelasan Bae. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments