Cara China Deteksi Penderita Covid-19 Dengan Teknologi Big Data

570
Dahlan Iskan (Foto: CNBC-Indonesia)

Tim Goberita.Id China ternyata punya suatu aplikasi big data, yang memuat informasi tentang keadaan kesehatan warganya. Aplikasi tersebut diunduh dari webstore.

Dahlan Iskan menuliskan tentang hal itu melalui blog pribadinya www.disway.id dengan judul “Lock Opo Tumon”. Dahlan Iskan adalah mantan Menteri BUMN era Presiden SBY, pernah menjadi CEO Jawa Pos Grup, dan mantan Dirut PLN. Ia punya kedekatan khusus dengan China, dan sering bolak-balik ke China, termasuk ke Wuhan ibu kota Provinsi Hubei.

Cara itu gunanya untuk memudahkan otoritas kesehatan China mendeteksi seluruh warganya, sehingga petugas bisa mengizinkan warga bersangkutan untuk bisa pergi meninggalkan rumah atau harus mengisolasi diri dalam rumah selama masa lockdown.

Baca Juga:  Hoax Air Motamoru Resahkan Warga Atambua, PDAM Lapor Polisi

Gambaran konkretnya, tulis Dahlan Iskan, semua orang, sejak (27/02), harus mengunduh sebuah aplikasi khusus ke teleponnya. Nama aplikasi itu “Jian Kang Bao”, artinya sehat itu harta karun atau harta karun berbentuk sehat.

Seketika anda telah mengunduhnya, aplikasi langsung meminta anda menghadapkan wajah ke kamera telepon dan mengambil gambarnya.

Kemudian, anda harus membaca dahulu pernyataannya, bahwa anda sendiri yang mengisinya (bukan orang lain), bahwa anda mengisinya dengan jujur, bahwa anda bersedia menerima konsekuensi hukumnya jika tidak jujur.

Selanjutnya, anda harus menjawab beberapa pertanyaan yang sudah ada jawaban di bawahnya, anda tinggal pilih salah satu yang sesuai.

Baca Juga:  Tim Media Paslon Saling Serang, Reynold : Sebaiknya Melawan Program dengan Program.

Jumlahnya ada 16 pertanyaan, di antaranya: anda ke mana saja selama 14 hari terakhir, apakah anda sedang batuk/ demam/ panas, apakah anda pernah ke kantor selama 14 hari terakhir, kantor anda berada di kecamatan mana, dll.

Pertanyaan itu muncul setiap hari, pada jam 10 waktu setempat, bukan hanya satu kali saja. Setelah anda jawab lalu kirim, dan menjadi sebuah big data.

Dari cara itu, di bagian atas layar telepon muncul foto diri anda. Di bawah foto anda itulah warna hijau, kuning, atau merah akan ditampilkan lengkap dengan hari, tanggal, bulan, tahun, dan jam sesuai jawaban anda atas pertanyaannya.

Baca Juga:  J. T. Ose Luan Di Undang PDIP Mengikuti Sekolah Partai Gelombang Ke Dua.

Aplikasi tersebut berfungsi sebagai kartu kesehatan. Ketika masa lockdown nasional, semua orang dilarang meninggalkan rumah, kecuali atas izin dari petugas. Petugas itu berdiri di mulut-mulut gang atau jalan-jalan. Jika anda hendak bepergian untuk beli obat-obatan, anda harus memperlihatkan data anda kepada petugas, jika warnanya hijau maka anda bisa mendapatkan izin, tetapi kuning tidak bisa, apalagi merah, demikian tulis Dahlan Iskan.

Link terkait:
https://www.disway.id/r/876/lock-opo-tumon

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments