Rencana Trump Mengakhiri Penutupan AS Mendapat Tantangan Dari Bill Gates Hingga Para Gubernur

344
Donald Trump (Foto: Reuters/Jonathan Ernst)

Tim Goberita.Id Amerika telah berencana membuka kembali kegiatan perenomian negara itu. Target waktunya mulai pertengahan April ini.

Donald Trump telah mengumumkan rencana itu. “Orang-orang kami ingin kembali bekerja. Mereka akan mematuhi pembatasan sosial dan yang lainnya, dan para orang tua akan diawasi menyangkut perlindungan dan kasih sayang. Kita bisa melakukan dua hal bersamaan. Penanggulannya (sejauh ini) jangan sampai lebih buruk dari permasalahannya. Kongres harus segera bertindak. Kami akan kembali kuat!”, kicau Trump di laman Twitter (24/03) miliknya.

Trump terbilang berani mengambil langkah tersebut ketika momennya warga AS sedang fokus pada penghentian pandemi Covid-19. Namun, langkah Trump itu bisa ditebak. Trump ingin membangkitkan lagi ekonomi AS dari resesi akibat penutupan segala kegiatan warga (lockdown) selama ini.

Baca Juga:  WHO: Pandemi Covid-19 Di Italia Sudah Puncaknya Pekan Ini, Tembok China Dibuka

Trump, sebagaimana dilansir MarketWatch, bahwa lebih lama AS menutupinya akan semakin sulit bagi ekonomi AS untuk bisa pulih dari resesi, “Semakain lama waktunya, semakin lama kita berada di luar, semakin lama juga hal yang harus dilakukan”, kata Trump.

Keinginan Trump itu segera mendapat tantangan dari berbagai pihak. Mereka menilai, keinginan Trump hanyalah sebuah ilusi.

Bill Gates, pendiri Microsoft dan triliuner yang dermawan, turut menanggapi keinginan Trump. Katanya, “Sesuatu yang sangat sulit untuk mengatakan kepada warga, hey teruslah ke restoran, pergi beli rumah baru, abaikan tumpukan mayat yang bergelatakan di sudut sana. Kami ingin anda terus berbelanja, karena mungkin ada politisi yang berpikir bahwa pertumbuhan ekonomi adalah segalanya”, seperti yang dilansir MarketWatch. Sebelumnya, Bill mengatakan kepada CNBC bahwa jika dirinya Presiden AS, ia akan memprioritaskan pengisolasian warga AS seluruhnya untuk membuat kurva pandemi menjadi flat.

Baca Juga:  Warga Malaysia Melanggar Perintah Lockdown

Bukan hanya Bill Gates, para Gubernur Negara Bagian, di antaranya Gubernur New York, New Jersey, Illinois, dan California, yang sementara menjalankan pembatasan sosial di tempatnya, ramai-ramai menghadang langkah Trump itu. Mereka menilai, seperti yang dilansir CNBC, keinginan menghentikan isolasi warga di AS lebih awal merupakan suatu nasihat yang keliru dari para ahli dan politisi penakut bahwa hidup harus dikorbankan atas suatu permintaan untuk melanjutkan bisnis seperti biasa sebelum virusnya hilang.

Baca Juga:  PDI Perjuangan Salurkan 10 Hand Traktor Bantuan Ansy Lema di Kecamatan Tasifeto Barat

Gubernur New York, Andrew Cuomo, mengatakan “Jika Anda bertanya kepada orang Amerika untuk memilih antara kesehatan masyarakat dan ekonomi, maka itu bukan suatu kontes. Tidak ada orang Amerika yang akan mengatakan percepatlah ekonomi dengan taruhan nyawa manusia, ”, dan “Pekerjaan seseorang harus bisa menjadi penyelamat nyawanya. Itu harus menjadi prioritas”, tambah Cuomo kepada wartawan.

Sementara itu, Gubernur Illinois, J.B. Pritzker, mengatakan “Trump tidak memperhitungkan kerusakan sebenarnya yang akan terjadi jika jutaan orang benar-benar mati”.

Akankah Trump berhasil membuka kembali AS pada 12 April mendatang sesuai rencananya?

Link terkait berita ini:
https://www.cnbc.com/2020/03/25/what-bill-gates-would-do-to-fight-covid-19-if-he-were-us-president.html;
https://www.marketwatch.com/story/governors-reject-trumps-timeline-to-reopen-economy-job-one-has-to-be-save-lives-cuomo-says-2020-03-24?mod=article_inline;
https://www.marketwatch.com/story/bill-gates-on-trump-call-for-quick-end-to-lockdown-its-tough-to-tell-people-keep-going-to-restaurants-go-buy-new-houses-ignore-that-pile-of-bodies-over-in-the-corner-2020-03-24;

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments