Obat Penyakit Virus Korona-19

491
Lustrasi foto penelitian (iStockphoto)

Tim Goberita.Id – WHO (Badan Kesehatan Dunia) telah menetapkan penyakit virus Korona-19 (Covid-19) sebagai pandemi baru.

Beberapa pihak, di antaranya Presiden Jokowi, Presiden Trump, Terawan (Menteri Kesehatan RI), Nasih (Rektor Unair), pernah menyebut atau mengklaim adanya obat penyakit virus Korona-19, dan hingga sekarang telah ada tim ahli yang terdiri dari 74 negara di bawah WHO bekerja untuk menguji beberapa jenis obat.

Usaha menemukan obat itu karena penyakit virus Korona-19 adalah jenis penyakit baru, dan pernyataan beberapa pemimpin dan pejabat negara hingga akademisi tentang obatnya itu masih beragam dan berbeda dari waktu ke waktu.

Jokowi pernah megatakan dalam suatu kesempatan kepada pers bahwa Avigan, salah satu obat flu selama ini, bisa mengobati penyakit virus Korona-19. Katanya, “Mengenai antivirus, sampai sekarang, belum ditemukan dan ini yang saya sampaikan itu tadi, obat ini sudah dicoba oleh 1,2,3 negara dan memberikan kesembuhan, yaitu Avigan. Kita telah mendatangkan 5 ribu dan dalam proses pemesanan 2 juta. Kedua, Chloroquine. Ini kita telah siap 3 juta. Kita tidak diam, tapi mencari hal-hal, info-info apa, yang bisa kita lakukan untuk menyelesaikan Covid-19”, sebagaimana dilansir CNBC-Indonesia pada Jumat (20/03).

Baca Juga:  Dahlan Iskan: Sudah Ada Obat Covid-19 Dari China

Trump, sebagaimana pemberitaan Goberita.Id pada Minggu (29/03), telah mengizinkan penggunaan Chloroquine, obat malaria yang sudah puluhan tahun itu untuk pengobatan pasien virus Korona-19 di AS.

Berbeda dengan Jokowi, Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto, dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI pada Kamis (02/04) mengatakan, “Kita menggunakan Tamiflu, yang persediaannya ada di dinas kesehatan dan sudah terbagikan” sebagaimana dikutip dan dilansir KOMPAS.com dan lebih lanjut tulis KOMPAS.com bahwa penggunaan Tamiflu tersebut berdasarkan protokol yang dikeluarkan oleh PDPI (Perhimpunan Dokter Paru Indonesia).

Baca Juga:  Hoax Air Motamoru Resahkan Warga Atambua, PDAM Lapor Polisi

Lain lagi adalah Prof. Muhammad Nasih, Rektor Unair (Universitas Airlangga). Ia mengatakan di Gedung Rektorat Unair Surabaya pada Rabu (01/04) bahwa pihaknya telah menemukan ada 5 jenis senyawa yang bisa menjadi obat penyakit virus Korona-19, dan senyawa itu lebih kuat dari Avigan maupun Chloroquine yang diyakini selama ini, namun demikian senyawa itu masih dalam tahap penelitian lebih lanjut, sebagaimana dilansir oleh SuaraJatim pada Rabu (01/04).

Baca Juga:  Beralamat Jelas Namun DPO Moge HD 2017 Sampai Saat Ini Belum di Temukan

Sementara itu, Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan kepada wartawan pada Rabu (01/04) bahwa 74 negara telah bergabung atau dalam proses bergabung dalam riset bersama untuk menemukan obat yang efektif untuk mengobati penyakit virus Korona-19, sebagaimana dikutip oleh AntaraNews pada Kamis (02/04).

Program penelitian WHO itu mencakup pengujian klinis terhadap 4 alternatif yang sudah digunakan untuk mengatasi penyakit virus Korona-19 yakni Remdesivir, gabungan lopinavir atau ritonavir, gabungan lopinavir atau ritonavir ditambah interferon, dan Chloroquine, tulis AntaraNews pada lamannya itu.

Link terkait:

https://www.cnbcindonesia.com/news/20200320151725-4-146481/jokowi-obat-untuk-covid-19-sudah-ada-kita-pesan-2-juta;

https://nasional.kompas.com/read/2020/04/02/20195251/menkes-sebut-gunakan-obat-tamiflu-untuk-penyakit-covid-19;

https://jatim.suara.com/read/2020/04/01/164233/unair-klaim-temukan-obat-covid-19-lebih-mujarab-dari-avigan-dan-klorokuin;

https://www.antaranews.com/berita/1397618/74-negara-terlibat-dalam-upaya-menemukan-obat-covid-19;

 

 

 

 

 

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments