Kuasa Hukum PT Indo Raya Kupang: Belum PHO? Itu kan Versi Pemda Malaka

673

Foto: Ferdinandus Maktaen,  SH/Kuasa Hukum PT. Indo Raya Kupang.

Goberita. Id. Kuasa Hukum PT. Indo Raya Kupang, Ferdinandus Maktaen mengatakan bahwa pernyataan Pemda Malaka terkait pekerjaan Jalan yang dikerjakan Kliennya belum dilakukan Provisional Hand Over (PHO) adalah Versi Pemda. Hal ini dikatakan Maktaen nama akrabnya melalui Telepon, Rabu (08/04).

“Belum PHO? Itu kan versi mereka (Pemda Malaka), kita punya sejumlah dokumen yang berkaitan dengan serah terima pekerjaan dari klien kami dan Pemda Malaka,  Kita punya dokumen PHO nya kok” Jelas Ferdinandus.

Baca Juga:  Maria dan Ein Karem

Respon Maktaen ini atas pernyataan Pemda Malaka yang disampaikan oleh kabid Bina Marga, Lorens Lodiwyk Haba, dilansir dari BERITANTT. COM (30/03).

Dikutip pernyataannya, Lorens membantah, proyek ini sudah ada PHO 100 persen. “Kata siapa sudah di-PHO? Kalau sudah ada PHO 100 persen, tunjukkan kepada kami yang tanda tangan siapa? Sebelumnya kita sudah bersurat untuk PHO 47 persen, namun katanya mereka tidak setuju,” Demikian kata Lorens Haba.

Maktaen mengatakan pihaknya telah memiliki dokumen serah terima dari sejumlah instansi terkait terkait selesainya pekerjaan kliennya PT. Info Raya Kupang.

Baca Juga:  Survey Membuktikan Bahwa PDI Perjuangan Masih Menempati Urutan Pertama. GO. PDIP BELU

Atas kasus ini menurut Maktaen Kliennya sudah melaporkan secara pidana dan dalam waktu secepatnya menempuh secara perdata.

“Klien kami PT. Indo Raya Kupang sudah melaporkan secara pidana terkait tindakan pemda Malaka, yang sekarang kami lakukan adalah menggugat secara perdata” Ujar Maktaen

Tambahnya “Gugatan perdata dan itu akan didaftar ke Pengadilan Negeri Atambua, nanti kita akan buktikan di pengadilan versi mana yang benar” Pungkas Maktaen

Pekerjaan dimaksud adalah Peningkatan Ruas Jalan Desa Botin Maemina Menuju Kantor Camat Botin Leobele Tahun Anggaran 2018. Item pekerjaan yang dikerjakan adalah pembangunan jalan dan Jembatan perdesaan dengan nilai kontrak Rp 4.074.000.000

Baca Juga:  Expo Suzuki Fiesta, 53 Unit Mobil Dipesan Konsumen

Sebelumnya Kuasa Direktur PT. Indo Raya Kupang lainnya, Yosep Nahak Klau, melaporkan Dinas PUPR Malaka ke Polres Malaka, (28/3/2020). Klau mengadukan Dinas PUPR Malaka karena tidak ada pembayaran sesen pun sejak dimulainya pelaksanaan proyek hingga selesainya pekerjaan. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments