Pekerjaan Konstruksi Tetap Berjalan, Dinas PUPR Kabupaten Belu Pedomani Protokol Pencegahan Covid-19 dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

0
1308

Menindaklanjuti Instruksi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor: 02/IN/M/2020 Tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Belu, Senin (13/04/2020) kemarin menggelar rapat koordinasi Pencegahan Covid-19 di Kantor 2 Dinas PUPR Kabupaten Belu Jl. Ir. Sutami – Manumutin.

Adapun Instruksi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tersebut mengatur hal-hal terkait, protokol pencegahan covid -19 dalam penyelenggaraan jasa konstruksi, tindak lanjut terhadap kontrak penyelenggaraan jasa konstruksi dan protokol pencegahan covid-19 dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa konstruksi.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belu, Vincent K. Laka, ST., yang memimpin jalannya rapat tersebut menegaskan bahwa pekerjaan konstruksi yang sementara berjalan akan terus dilanjutkan pihaknya dengan menerapkan Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19 dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi secara ketat. “Pekerjaan tetap dilakukan dengan memperhatikan Protokol Covid-19” tegasnya.

Dalam rapat yang menerapkan physical distancing tersebut, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belu juga menginstruksikan kepada PPK, Pengawas dan Penyedia untuk mempelajari dengan seksama  protokol tersebut dan menerapkannya di lapangan. “Pelajari dengan seksama dan terapkan di lapangan” tegasnya.

 

Bentuk Satgas Pencegahan Covid-19

Dalam kesempatan yang sama juga disepakati untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Covid-19 dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi pada lingkup Dinas PUPR Kabupaten Belu. Adapun Satgas tersebut memiliki tugas, tanggung jawab dan kewenangan antara lain melakukan sosialisasi, edukasi, promosi teknik, metode/pelaksanaan pencegahan Covid-19 di lapangan, pemeriksaan kesehatan terkait potensi terinfeksi Covid-19 kepada semua pekerja dan tamu proyek, pemantauan kondisi kesehatan pekerja dan pengendalian mobilisasi/demobilisasi pekerja, pemberian vitamin dan nutrisi tambahan guna peningkatan imunitas pekerja dan juga pengadaan fasilitas kesehatan di lapangan.

Baca Juga:  Dampingi Kunjungan Kerja Bupati ke Kecamatan Raimanuk, Kadis PU: “Jalan Labur – Uarau akan Kami Lanjutkan Tahun Ini”

Menurut Kepala Dinas PUPR Belu, terkait identifikasi potensi bahaya Covid-19 di lapangan, Satgas ini akan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Daerah Kabupaten Belu. “Kita akan bangun koordinasi dengan  Satgas Kabupaten (Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Belu) dan juga dengan tenaga kesehatan pada fasilitas kesehatan terdekat dengan lokasi pekerjaan kita” katanya. Ketika ditanya tentang alokasi dana yang disediakan untuk Satgas tersebut, pria yang akrab disapa Eng Laka tersebut menegaskan bahwa, hal tersebut telah menjadi bagian dari Unit Keselamatan Konstruksi yang sudah termasuk dalam kontrak kerja. “Itu (Satgas Pencegahan Covid-19) sudah masuk dalam Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan merupakan sistem perlindungan bagi tenaga kerja dan jasa konstruksi untuk meminimalisir dan menghindari  resiko keselamatan manusia. Ada dalam kontrak” tutupnya.

Tim PUPR Belu
Author: Tim PUPR Belu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here