Pemkab Belu Akan Tertibkan Data Penerima JPS Terdampak Korona

523

Bupati Belu /Willybrodus  Lay. Foto: KOMPAS.com/DANI PRABOWO

Goberita. Id. Data untuk penerima bantuan terdampak korona yang akan dikucurkan Pemerintah akan dipastikan tidak ganda atau dobel kepada orang yang sama. Bagi masyarakat yang sudah menerima program kesejahteraan sebelumnya datanya tidak dimasukan lagi ke bantuan Jaring Pengaman Sosial terdampak Korona.

Bupati Belu, Willybrodus Lay, menyampaikan hal tersebut kepada awak media di Rumah Jabatan Bupati, (16/04)Kemarin.

Menurut Lay, ini penting karena bisa saja ada keluarga yang sama mendapatkan beberapa bantuan program kesejahteraan.

Baca Juga:  Kunjungan Kerja Bupati di Dafala, Masyarakat Minta Anakan Maek Bako

“Sesuai dengan arahan Menteri Sosial yang kami terima, bantuan JPS untuk terdampak korona tidak boleh lagi bagi yang sudah terima PKH, pra kerja dan program lainnya. Karena itu kita pastikan penerima menggunakan identitas yang benar atau KTP sehingga ketika data dimasukan ke komputer akan kelihatan sudah terima atau belum dari program yang sudah ada. Pemerintah Desa kita minta memasukan data yang benar”, Jelas Lay.

Baca Juga:  Ikatan Keluarga Besar Kemak Bantu 85 Janda dan Duda di Desa Sadi Dihadiri Para Sesepuh

Tambah Lay, “Jumlah uang yang diterima Rp. 600 ribu per KK selama 3 bulan kedepan. Nanti kita liat, kalau ada instruksi kita tambah lagi”.

Lay menjelaskan juga bahwa dalam Video Conference tersebut Kemensos meminta pemerintah Kabupaten Belu membuat usulan bantuan beras bagi yang gagal tanam dan gagal panen.

“Tadi waktu Vicon, kita usulkan ke Mensos agar masyarakat yang gagal tanam, panen dan dampak korona tahun ini untuk dibantu. Mensos sudah perintahkan kita buat usulan untuk dipelajari agar secepatnya 100 ton cadangan beras akan dipakai bantu masyarakat”,Papar Lay.

Baca Juga:  Komisi I DPRD Belu Soroti Pelintas Batas Ilegal dan Minta Pemerintah Pusat Serius Sikapi Kinerja Aparat Perbatasan

Untuk diketahui, dalam Vicon bersama Mensos, Gubernur NTT dan para Bupati/Walikota selain membahas perkembangan Covid-19 juga dibahas masalah rawan pangan akibat perubahan musim tahun ini.YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments