Uskup Atambua: Gereja Minta Gugus Tugas Serius Tangani Covid-19

795

Foto ist: Mgr. Dominikus Saku, Pr/Uskup Atambua.

Goberita. Id. Gugus tugas penanganan Covid-19 diharapkan serius melaksanakan tugas terutama terkait pengetatan pelintasan orang di perbatasan negara.

Pernyataan ini disampaikan Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr, melalui pesan Whatsappnya, setelah dilaksanakan pertemuan kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Belu, di Emaus Pastoral Center (17/04) hari ini.

Gugus diminta serius ini menurut Uskup Domi karena masih ada kecolongan pada sistem koordinasi kesiapsiagaan petugas di lapangan.

Baca Juga:  Bendungan Haekrit di Belu Telan 9 Milyar Lebih Sudah Rusak Padahal Baru di Bangun

“Gereja kembali menegaskan tentang keseriusan Gusgas (Gugus Tugas) penanggulangan bencana Covid-19 dalam hal pengetatan fungsi pencegahan terhadap perlintasan orang, baik internal maupun external, terlebih dengan pelintas warga negara TILES yang membuat kita kecolongan akibat koordinasi dan kesiap-siagaan petugas lapangan”, Tulis Uskup Domi.

Menurut Uskup Domi kebijakan jarak sosial dan jarak sesama belum dilaksanakan dan diikuti masyarakat.

Baca Juga:  PDIP Gotong Royong Bagi Sembako Bagi Masyarakat

Kata Uskup Domi, “Longgarnya praksis social/physical distancing di tingkat masyarakat, khususnya di tempat-tempat umum seperti pasar, pangkalan ojek dan terminal, sarana transportasi umum dan lain lain”.

Uskup Domi kembali mengingatkan semua perangkat Gereja agar aktif terlibat dalam upaya pencegahan Korona.

“Gereja juga menghimbau agar para petugas pastoral di tingkat dekenat, paroki, stasi, lingkungan dan KUB turut ambil bagian secara aktif dan penuh dalam sosialisasi yang mencerahkan, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar tentang Covid-19”, Jelas Uskup Domi.

Baca Juga:  Bupati Belu Keluarkan Instruksi PPKM Level Tiga, Pelaku UMKM dan Masyarakat Wajib Disimak!

Perlu diketahui tentang perayaan misa Uskup Atambua menegaskan bahwa kebijakan pastoral  masih belum berubah.

“Kebijakan baru dari pihak Gereja belum ada, karena prinsipnya Gereja mengikuti protokol penanganan Covid-19 dari Pemerintah”, Terang Uskup Domi. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments