Belu Salah Satu Dari Enam Kabupaten di NTT Yang Tidak Ditunda DAU

521

Goberita. Id. Ratusan kabupaten/kota di Indonesia mendapatkan sanksi penundaan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) sebanyak 35 %. Enam dari 22 Kabupaten/Kota di NTT tidak termasuk. Satu diantaranya Kabupaten Belu.

Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 10/KM.7/2020 tentang penundaan penyaluran dana alokasi umum dan/atau bantuan bagi hasil terhadap Pemerintah Daerah yang tidak menyampaikan laporan penyesuaian anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2020.

Baca Juga:  Mediasi Kedua Perceraian Jeremias dan Waty Lopes Gagal

Dalam nomenklatur tersebut dikatakan bahwa Kabupaten/Kota yang ditunda DAU 35% karena tidak melakukan penyesuaian anggaran tahun 2020 untuk memenuhi ketentuan pasal 39 ayat 1 Permenkeu nomor 35/KM.7/2020 tentang pengelolaan transfer dana daerah dan desa tahun 2020 dalam rangka penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) atau pandemi Global Korona.

Enam Kabupaten di NTT telah melaporkan penyesuaian anggaran penanganan Covid-19 tersebut termasuk kabupaten Belu. Kabupaten tetangga TTU, Malaka dan 12 Kabupaten/Kota lainnya terkena sanksi penundaan DAU 35% ini.

Baca Juga:  Rencana Pinjaman Daerah Sekda Belu Sebut Nominal Akan Sesuai Penilaian dan Kebutuhan

Penyesuaian anggaran yang dimaksud adalah Pemda Belu telah melakukan rasionalisasi anggaran terhadap penanganan covid-19. Dengan tidak ditundanya DAU 35% maka selain beban anggaran pada Covid juga proses pelaksanaan pembangunan oleh pemerintahan Willybrodus Lay dan J. T Ose Luan dapat dilaksanakan sesuai perencanaan dan terutama alokasi anggaran untuk belanja pegawai normal dan teratasi. YP.

Comments

comments