Perpu Nomor 2 Tahun 2020 Diterbitkan, Pilkada Ditunda

782
Ilustrasi pemilihan/net

Goberita. Id. Presiden Republik Indonesia, Jokowidodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) nomor 2 tahun 2020 tentang pemilihan Gubernur Bupati dan Walikota. Disebutkan pada pasal Perpu ini bahwa Pilkada ditunda dari waktu seharusnya.

Perpu yang ditetapkan pada tanggal 04/5/2020 ini karena penyebaran Corona
yang telah dinyatakan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang terjadi di sebagian besar negara-negara di seluruh dunia, termasuk di Indonesia dan menjadi bencana Nasional.

Baca Juga:  PDIP Dukung Paket Sahabat di Belu, Sari Bere : Saya Tegak Lurus

Beberapa klausul yang di revisi yaitu diantara Pasal 2O1 dan Pasal 2O2 disisipkan 1 (satu) pasal, yakni Pasal 2OlA yang berbunyi sebagai berikut: Satu, Pemungutan suara serentak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2Ol ayat (6) ditunda karena terjadi bencana nonalam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 120 ayat (1).

Kedua, Pemungutan suara serentak yang ditunda sebagaimana dimaksud pada ayat (l) dilaksanakan pada bulan Desember 2O2O.

Baca Juga:  Reynold Fangidae : Semua Calon Yang Berkompetisi di PILKADA BELU Nanti Adalah Aset Kabupaten Belu

Ketiga, Dalam hal pemungutan suara serentak sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak dapat dilaksanakan pemungutan suara serentak ditunda dan dijadwalkan
kembali segera setelah bencana nonalam sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berakhir, melalui mekanisme sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122A.

Perpu ini telah ditetapkan dan diundangkan menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly. Dengan demikian Pilkada Gubernur, Bupati dan Walikota akan digeser pada bulan Desember tahun ini.YP.

Comments

comments