Keuskupan Atambua Berduka Atas Berpulangnya Romo Maxi Alo Bria

1007
almarhum Romo Maximus Alo Bria/Pastor Paroki St. Arnoldus Jansen Labur.

Goberita.id. Sejak malam tadi Umat Keuskupan Atambua menyampaikan rasa dukacita yang mendalam baik secara langsung, media sosial, Whatsaap dan lainnya atas telah berpulang kerumah Tuhan salah seorang Gembala Umat yang cukup dikenal di wilayah Keuskupan Atambua, Almarhum Romo Maximus Alo Bria.

Romo Maxi adalah Pastor Paroki Santo Arnoldus Jansen Labur, di wilayah Raimanuk, Belu. Beliau menghembuskan Nafas terakhir pada hari Senin (25/05/2020) di Rumah Sakit Marianum Halilulik sekitar Pukul 23.30 Wita.

Baca Juga:  Wati Lopes: Jangan Mengada-ada dan Jangan Pisahkan Saya Dengan Anak-Anak

Beberapa hari terakhir menurut umat setempat, Romo sering mengeluhkan keadaanya yang sakit. Atas dasar itu umat menyarankan Romo beristirahat dan melakukan pemeriksaan kesehatan ke Rumah Sakit. Kondisi sakit Romo Maxi semakin memburuk sehingga umat berinisiatif membawa Sang Gembala umat ini ke RS Marianum Halilulik sekitar pukul 23.00 Wita.

Namun, tidak tertolong lagi. Setengah jam kemudian Romo Maxi menghembuskan napas terakhir. Menurut umat yang mengantar, kata pihak RS Marianum Halilulik akibat meninggalnya adalah serangan jantung.

Baca Juga:  Kepergian Romo Maxi, Umat Paroki Stella Maris Atapupu Sangat Kehilangan

Pihak Keuskupan Atambua, melalui Romo Vikjen menyampaikan bahwa Keuskupan Atambua berduka atas kehilangan seorang saudara mereka.

Romo Maxi sebelum menjadi Pastor Paroki Labur lama mengabdikan dirinya di Paroki Stella Maris Atapupu. Beliau meninggal di usia 58 tahun. Saat ini Jenazah Almarhum di semayamkan di aula Dominikus Emaus, Desa Naekasa, Tasbar. Rencanya hari ini, Selasa (26/05) akan dilaksanakan misa Requem dan pemakaman jenasah pada pukul 14.00 wita. Setiap umat yang akan melayat dan bergabung di perayaan misa ini disarankan agar tetap mematuhi tata protokoler pencegahan Covid-19. YP.

Comments

comments