Tim Media Paslon Saling Serang, Reynold : Sebaiknya Melawan Program dengan Program.

0
999

Atambua GO. PDIP BELU – Tahun 2020 merupakan tahun politik. Hal ini lantaran ada beberapa daerah termasuk di Kabupaten Belu akan ada hajatan Pilkada serentak yang pencoblosannya akan digelar pada Bulan Desember 2020 mendatang.
Saat ini tahapan pilkada serentak sudah mulai berjalan. Meski belum ada pasangan calon yang ditetapkan, tim media para bakal calon sudah mulai melakukan sosialisasi program, menebar janji-janji bahkan sudah saling “serang” di media sosial.
Muncul tawaran – tawaran dan janji – janji yang Pro Rakyat. Entah nanti setelah terpilih bisa direalisasikan atau tidak oleh pemenang pilkada kita belum mengetahuinya.
Hanya saja, masyarakat berharap program – program yang menjadi bumbu manis saat pilkada direalisasikan.
Ditemui oleh Media Go PDIP Belu di Kediamannya Minggu 02/08/2020, Salah Satu Pemerhati Media Sosial, Reynold Fangidae mengomentari tentang perkembangan situasi politik Pilkada Belu yang kelihatannya semakin meningkat di dunia maya.

Menurut Reynold, di masa Pandemi Covid 19 ini media sosial memegang peranan penting dan sangat efektif untuk menyampaikan Visi, Misi dan Program – Program unggulan dari para Bakal Calon Kepala Daerah Kepada masyarakat.
Sehingga penggunaan media sosial sebagai sarana kampanye harus benar – benar dimanfaatkan dengan baik dan benar, bukan sebagai ajang saling “serang” bahkan saling sindir, saling menghina dan menjurus pada ujaran kebencian.
Selain menyampaikan Visi dan Misi, tim media dari masing – masing kandidat diharapkan memberikan edukasi politik kepada masyarakat dengan tidak menyuguhkan kalimat – kalimat yang tidak etis kemudian sajikan di ruang publik.
“Sebaiknya para Timses adu gagasan yang akan ditawarkan oleh masing – masing kandidat kepada masyarakat. Suatu program harus dilawan dengan program. Bukan saling sikut mencari kelemahan masing – masing pihak. Hal Ini dimaksudkan agar menjadi referensi bagi masyarakat ketika menentukan pilihan politik di tanggal sembilan desember nanti, ” ungkapnya.
Tentang wacana program Pelayanan Kesehatan Gratis yang menjadi program unggulan dari salah satu bakal calon, Reynold menuturkan bahwa pada dasarnya semua program yang ditawarkan itu bertujuan baik demi kesejahteraan masyarakat dan tentunya sudah dikaji secara matang oleh tim perumus.
“Masyarakat silahkan menilai realistis atau tidaknya program ini, jika realistis silahkan mendukung dan jika dinilai tidak realistis silahkan melihat lagi program – program lain yang mungkin lebih bagus yang ditawarkan oleh Bakal Calon lain, kan masih banyak nanti pilihan programnya,” ujar mantan aktivis ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here