Hoax Air Motamoru Resahkan Warga Atambua, PDAM Lapor Polisi

650
ilustrasi. Foto CNN indonesia.

Goberita.id. Penyebaran berita bohong atau Hoax yang disampaikan salah satu akun bernama Sipry Maneikun belakangan ini meresahkan warga Kota Atambua. Pasalnya, Sipry menyebutkan dalam postingan Facebook bahwa PDAM mengoperasikan Sumber Mata Air Motamoru dan mengalirkan ke kota Atambua. Berita bohong tersebut mendapatkan tanggapan dengan berbagai versi.

Pihak PDAM sebagai instansi teknis telah beberapa kali mengklarifikasi, tetapi karena Hoax tersebut terus berlanjut maka secara resmi PDAM melaporkan ke Polres Belu Sabtu (29/08). Laporan tindak pidana penyebaran berita bohong tersebut diterima pejabat Polres Belu, Kanit II SPKT Polres Belu, Julkarnain.

Baca Juga:  Sampaikan Pandangan Umum Fraksi, Golkar Belu NTT Kritisi Pemerintah Terkait Kinerja OPD

” Postingan Sipry itu tidak benar dan itu penyebaran berita bohong atau Hoax ini menyebabkan keresahan Warga Atambua yang adalah pelanggan PDAM, Karena itu kami laporkan ke Polisi,” ungkap Yun Koi.

Salah satu warga Kota Atambua, Kelurahan Fatubenao, Robert Bere Laka, mengatakan bahwa dirinya mendukung langkah yang diambil PDAM, pasalnya Informasi Hoax tersebut telah mengakibatkan keresahan yang menyebar cepat.
” Air ini kebutuhan dasar, waktu kami mendapat informasi tersebut kami jadi resah, pikirnya betul ternyata hanya Hoax. Ini sama dengan teror yang menakutkan, kita harapkan Kepolisian bertindak cepat agar Hoax ini jangan terus meresahkan masyarakat Belu,” Papar Robert

Baca Juga:  Menina Joga Bonito, Gairahkan Sepak Bola Wanita di Perbatasan RI-RDTL

Diberitakan sebelumnya informasi Hoax terkait sumber air Motamoru yang diposting Akun Sipry Maneikun bahwa air Motamoru dialirkan ke Atambua telah dibantah oleh Penjaga Mesin, Eros, dan Lorens Manek, Pegawai PDAM yang bertugas di wilayah tersebut. Eros dan Lorens mengakui bahwa sumber air Motamoru tidak pernah beroperasi atau diaktifkan.YP.

Comments

comments