Polemik Excavator, Pater Irenius: Klarifikasi Pa Bupati Benar!!

0
577
Pastor Paroki Nela dan sejumlah Pengurus Gereja Paroki Nela.

Goberita.id. Polemik Excavator Kementrian Kelautan dan Perikanan yang menjadi liar di media Sosial telah di klarifikasi. Semua yang dituliskan oleh Yosef Hello sekretaris pembangunan terkait Excavator tidak benar atau kekeliruan. Pastor Paroki serta sejumlah pengurus Gereja Paroki Santo Antonius Padua Nela mengakui Klarifikasi sebelumnya oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, yang menyatakan Exca tersebut dibantukan mengerjakan pembangunan Gereja tersebut adalah benar.

Demikian disampaikan Pastor Paroki Nela Pater Irenius Boli Lolan SVD kepada awak media setelah bersilahturahmi dengan Bupati Lay di Rumah Jabatan (11/09).

Pater Irenius menjelaskan hal tersebut karena akibat dari komentar salah satu umatnya yang juga panitia pembangunan adalah sebuah kekeliruan yang menyebabkan polemik.

” Kehadiran kami pagi ini bertemu pak bupati dan mau meluruskan bahwa kami menegaskan klarifikasi yang dibuat pak Bupati itu benar dan bahwa excavator itu masuk dan bekerja saat penggalian fondasi. Saya bersama panitia inti pembangunan Gereja Paroki St.Antonius Padua Nela mau meluruskan tentang kebenaran yang dibuat dan disampaikan oleh bapak Bupati melalui sejumlah media dan ditanggapi sekretaris kami. Jadi berita yang beredar bahwa kami tidak pakai excavator itu tidak benar, ” Ungkap Pater Irenius.

Pater menegaskan bahwa apa yang dituliskan Sekretaris panitia, Yosef Hello, yang komentarnya di gunakan pegiat medsos dijadikan polemik adalah kekeliruan. Yosef telah menyampaikan kekeliruan tersebut dan memohon maaf.

Katanya, ” Sudah disampaikan di dalam bahwa apa yang beredar di facebook itu tidak benar. Sudah diakui kekeliruan dan sudah diterima oleh bapak Bupati.”

Tambahnya, kita jangan menanggapi apa yang tidak jelas. Baiklah bahwa dalam situasi seperti saat ini, kita hendaknya jangan terlalu mempercayai informasi yang tidak punya kebenaran. Kita gunakan situasi ini, kita hidup bersahabat, berelasi secara baik. Kita dukung siapa saja yang maju yang jadi pemimpin kita. Sekarang tidak perlu harus diungkit karena semuanya sudah beres,sudah diklirkan dan sudah diklarifikasi.Kami sudah bertatap muka dan bicara dari hati-hati ke hati dan sudah menjadi jelas sehingga kami minta tidak ada pihak yang perlu dipersoalankan ini lagi.”

Baca Juga:  Demokrat Belu Kembali Bergiat Bantu Petugas Posko Covid

Pater menghimbau agar seluruh umat tidak perlu menanggapinya karena hal ini hanya dimanfaatkan nanti. Persoalan ini sudah beres jadi tidak perlu diperpanjang lagi.

Selain Pater Irenius, Ketua Umum Pembangunan Gereja Nela, Firmus W. Wanggu menjelaskan bahwa pihaknya memiliki data yang menunjukan bahwa adanya penggunaan Exca KKP tersebut untuk pekerjaan Pembangunan Gereja.

” Exca KKP masuk kerja di gereja sejak tanggal 11 hingga 17 Oktober 2019. Kami punya data lengkap dan selama exca kerja disana gratis. Kami hanya siap BBM dan dan makan-minum operator sesuai kemampuan panitia. Sudah diluruskan dan itu benar jadi klarifikasi yang dibuat pak bupati itu benar bahwa exca itu juga dipakai di Paroki Nela.

Menurut Firmus, ada Kontribusi lain oleh Willy Lay, selain Exca KKP .

” Ada juga exca dari Dinas Pertanian serta bantuan lain dari Pa Willy yang tidak bisa kami sebutkan, ” Tandas Firmus.

Dokumentasi ketika Excavator KKP mengerjakan Pembangunan Gereja Nela.
Untuk diketahui, gelindingan isu Excavator ini cukup santer dimedia Sosial dan perbicangan Khalayak umum. Komentar Yosef Hello terkait Exca memantik reaksi beberapa akun Facebook yang seolah-olah menuding Bupati Lay tidak benar dalam klarifikasi sebelumnya. Beberapa hari belakangan ini karena adanya kegiatan yang padat Bupati sehingga hari ini baru dilakukan pertemuan bersama. Hadir menjumpai Bupati , Pater Irenius, Ketua umum pembangunan Gereja, Firmus Wanggu, Sekretaris Pembangunan, Yosef Hello Wakil Ketua II, Wempy Rambing dan Ketua DPP, Ale Kayus. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here