Kunjungan Kerja Bupati di Dafala, Masyarakat Minta Anakan Maek Bako

0
696
Kunker Bupati Belu, Willybrodus Lay dan sejumlah OPD di Desa Dafala.

Goberita.id. Porang (Maek Bako) menjadi salah tanaman yang sangat diminati petani saat ini. Pasalnya, harga maek dipasaran cukup menjanjikan. Maek juga diketahui sebagai tanaman yang mudah ditanam, dirawat dan dipanen serta akses ke Pasar cepat dan selalu ada pembelinya. Yang menjadi kendala adalah anakan Maek yang semakin sulit didapatkan.

Hal ini terungkap pada kunjungan kerja Bupati Belu di Desa Dafala, Kecamatan Tasifeto Timur, Belu di aula Kantor Desa (17/09) hari ini.

Terkait Maek Bako ini disampaikan kepala Dusun Buburlakan, Willybrodus Ikun Saka.

” Kami sangat mendukung program bapak yaitu budi daya maek bako, tapi kami kesulitan sekali dengan anakan maek, kami minta bantuan Bapak Bupati agar kami dibantu anakan,” ungkap Willy Ikun.

Terhadap usulan tersebut, Bupati Lay mengatakan bahwa Pemerintah sangat merespon semangat dan niat masyarakat petani tersebut.

” Terimakasih Atas antusias dan masukan, selain dari Pemda, saya harapkan Pemerintah Desa mengalokasikan anggaran dari Desa untuk pengadaan bibit Maek, dan ini akan saya catat dengan baik, ” Papar Bupati Lay.

Kades Dafala, Leonardus Kehi, terkait Maek tersebut dirinya sudah mengalokasikan anggaran tahun 2020 sebesar 50 juta untuk pengadaan bibit tersebut dan pada ADD 2021 dirinya bersama perangkat desa dan masyarakat bersepakat serius mengembangkan Maek Bako sebagai Komoditi pertanian unggulan di Dafala.

” Program maek bako adalah bagian dari dukungan kami terhadap program Pemerintah daerah, kami bertekad kembangkan dan sertakan ADD pada Program maek Bako ini terus dilanjutkan demi kesejahteraan Masyarakat, ” Ujar Leonardus.

Untuk diketahui, Maek Bako adalah program unggulan Paket Sahabat sejak tahun 2015. Program ini diperkenalkan kepada publik Belu dan mendapatkan respon dan antusiasme masyarakat petani.

Baca Juga:  Manuel Do Carmo: Saya Minta Semua OPD Bermitra Dengan Media

Usulan lain dari Ketua BPD Dafala, Gaspar Robesin, tentang pengembangan lahan pertanian. Dirinya mengusulkan adanya Tracktor untuk mengolah lahan tani yang ada. Usulan tersebut langsung di respon Kadis Pertanian, Gerardus Mbulu. Direncanakan senin pekan depan sudah mulai dilakukan pengolahan lahan tersebut.

Selain Bupati Lay, hadir Juga camat Tasifeto Timur, Vinsensius Moruk, selaku moderator dialog, Kepala BPMD, Kadis pertanian dan sejumlah pimpinam OPD lainnya. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here