Talisuma: Mau Ubah Apa di Masa 3,5 Tahun? Sahabat Sudah Berbuat Tapi Tidak Puji Diri

1362

Goberita.id. Jurkam Sahabat, Anggota DPRD Belu dari Partai PPP, Manuel Do Carmo, atau yang sering dikenal dengan Manuel Talisuma mengatakan bahwa perubahan total dalam masa kepemimpinan Bupati Belu dan Wabup Belu nanti adalah hal yang tidak mungkin. Itu hanyalah pepesan kosong atau hal yang tidak mungkin terjadi. Selain itu Sahabat dikatakan gagal total itu sebenarnya ungkapan rasa iri dan tidak mampu bersaing. Sahabat lebih banyak bekerja demi rakyat belu daripada menyanjungi diri sendiri.

Talisuma mengungkapkan hal ini saat memyampaikan orasi politiknya pada kampanye Sahabat di Desa Naitimu (19/09/2020).

” Mau ubah apa, Batu jadi roti atau air jadi anggur, 3,5 tahun saja mau buat perubahan di Belu, Presiden saja butuh dua periode baru bisa tuntaskan Visi Misi,” Tandas Talisuma disambut tepuk tangan meriah.

Baca Juga:  Manek Junior: Kalau Mau Menciderai Anak Silahkan Lanjutkan

Terkait pemenuhan kebutuhan air, Talisuma mengatakan bahwa pengelaman dirinya secara pribadi maupun keberadaannya sebagai ADPRD Belu.

” soal Air Pa bupati sudah berusaha maksimal, pakai alat berat pribadi gali hanya sumber air kita kering, jadi kalau ada yang datang bilang kalau terpilih air leding masuk sampe dalam rumah itu bohong, ” Tegas
DPRD dua periode ini.

Isu lain adalah Sahabat (Willy Lay dan Ose Luan) diklaim tidak mampu bicara dan gagal memimpin belu, Talisuma mengatakan bahwa banyak yang sudah dibuat Sahabat di Masanya.

Baca Juga:  Paslon Sahabat : Sang Juara Ya Nomor 1, Lanjutkan!

” Orang bilang pa Willy dan pa ose tidak tau omong, memang mereka lebih banyak bekerja daripada banyak omong, tapi orang lain belum buat apa-apa dia punya kebohongan sudah duluan, Pa Willy dan Pa ose sudah berbuat tapi tidak pernah tulis di medsos untuk puji diri, ” Kritiknya.

Terkait insiden yang menciderai Demokrasi dimana terjadi penghadangan dan penganiayaan terhadap relawan Sahabat, Talisuma mengatakan bahwa itu pertanda buruk bagi calon lain.

Baca Juga:  Inspektorat Belu Raih APIP Level 3 Dalam Penilaian BPKP RI Tahun 2020

” Yang tadi kejadian kriminal oleh sekelompok orang itu mimpi buruk bagi mereka, tanda kata-kata saya, tanggal 9 mereka kalah, kalah, tanda saja kalah, ini demokrasi setiap orang berhak untuk kampanye dan bicara dimana mana, bukan buat kriminal seperti tadi,” Papar Talisuma.

Kampanye Sahabat di Naitimu berlokasi di 4 titik. Kampanye tersebut, diberita sebelumnya sempat diwarnai aksi Premanisme yang berakibat pada 1 orang relawan Sahabat di aniaya dan 1 mobil dirusaki kacanya. Sementara kasus ini ditangani di Polres Belu. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments