Aksi Premanisme di Naitimu,Ada Dalangnya Siapakah Dia?

1385
Kericuhan di Cabang Umamakerek Halilulik Naitimu saat arakan relawan Sahabat ke titik berikutnya.

Goberita.id. Tindakan kekerasan atau premanisme dan brutal yang dilakukan sekelompok orang saat kampanye Paket Sahabat ( Willybrodus Lay dan J.T Ose Luan) (19/10) di Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat sedang ditangani Kepolisian Resort Belu. Tindakan ini selain direncanakan juga ada dalang atau orang yang menggerakan hingga terjadinya Aksi Premanisme ini. Siapakah dalang dan otak dibalik aksi ini? Hal ini menjadi tugas kepolisian karena Polisi yang punya kapasitas dan wewenang mengungkap ke Publik.

Demikian disampaikan Kristo Rin Duka, Anggota DPRD Belu dari Demokrat (18/10). Menurutnya dari informasi lapangan sudah diketahui siapa yang mengajak dan mengarahkan agar tindakan brutal ini terjadi. Video Amatir yang beredar luas saat ini jelas terlihat bagaimana aksi ini terjadi dan ada keterlibatan beberapa oknum yang adalah Teko Daerah.

” Kita sudah tahu siapa sebenarnya aktor di belakang ini. Harusnya tidak ada aksi premanisme di masa kampanye,” Ujar Kristo.

Baca Juga:  Di Kampanye Sahabat Hari Ini Warga Beri Alasan Mengapa Mendukung Lanjutkan

Adapun pantauan media dilapangan saat itu, Aksi Premanisme ini dimulai bermula dari kampanye Sahabat di titik pertama, Pkl. 09.00 Wita di Nusikun, Naitimu. Willy Lay (WL) didampingi Nyonya Vivi Ng dan sejumlah ADPRD dari partai pengusung. Nampak massa selain 50 orang didalam tenda tumpah ruah di halaman dan di jalan mendengarkan Kampanye Sahabat.

Tidak jauh dari Lokasi Kampanye, sekelompok orang duduk didepan rumah dan memutar musik dengan suara yang keras dan meneguk minuman keras. Bunyi musik itu cukup mengganggu, Walau demikian Kampanye Sahabat tetap berlanjut hingga selesai. Bergeser ke titik kedua WL menggunakan Motor Trail bersama para pendukung yang lain yang juga menggunakan sepeda motor dan mobil. Sekelompok orang tersebut hendak menghalangi sambil membawa beberapa kertas bertulisan layaknya pendemo. Berkat Aparat Polsek setempat, WL dan tim terus berjalan ke titik kedua.

Baca Juga:  Mediasi Sengketa Tanah Depan Bandara Haliwen, Kedua Pihak Inginkan Perdamaian

Kampanye dititik kedua, di dusun Umamakerek, WL dan rombongan disambut dengan lagu tebe. Peserta kampanye antusias dengan menari bersama lalu mengalungkan selendang kepada WL dan Ny. Vivi. Ketika kampanye sedang berlangsung, kelompok orang yang tadi hendak menghadang di titik pertama datang lagi. Kali ini mereka menggunakan motor dengan bunyi knalpot yang menimbulkan kebisingan dengan gas berulang-ulang melewati tempat kampanye. Para relawan dan simpatisan Sahabat sempat terpancing emosinya, WL dengan sigap dan bijak mengendalikan situasi dan menyarankan semua masuk ke tenda serta tidak terprovokasi.

Berselang beberapa menit kemudian, kelompok orang tersebut datang lagi, mereka menggunakan sebuah mobil Pick Up Putih melewati dengan berjalan perlahan di depan lokasi kampanye. Relawan Sahabat yang berada didalam tidak terpancing dengan hal itu. Walau sempat dihadang pendukung Sahabat Naitimu semakin keras meneriakan Yel Sahabat.

Selesai di titik ke dua, WL dan tim bergerak ke titik ketiga di dusun Haliserin, sampai di pertigaan jalan, WL dan rombongan sempat terhenti karena ada seorang anak kecil yang berusaha menghalangi rombongan kampanye. Beberapa relawan Sahabat mencurigai, anak itu disuruh agar terjadi keributan di tempat itu. Relawan Sahabat yang akan lewat lantas menegur maka terjadilah penyerangan di tempat itu. Akibatnya, salah seorang relawan bernama Dony Capitan dipukul dengan sebatang kayu hingga memar siku tangan dan benjol kepala bagian kiri. Selain itu mobil salah satu Jurkam, Politisi Asal Gerindra, Marthen Naibuti juga dirusaki yaitu dipukuli bodinya hingga peot. Suasana sempat menjadi panas, tetapi simpatisan Sahabat masih menahan diri dan dibantu aparat kepolisian maka WL dapat melanjutkan perjalanannya ke titik kampanye berikutnya hingga selesai. YP.

Comments

comments