Dua Puluh TPS Diduga Terdapat Pemilih Ber KTP Luar Belu dan Dibawah Umur, Paslon Sahabat Gugat Ke MK

0
1858
Foto Ilustrasi Pilkada Serentak

Goberita.id. Pelaksanaan Pilkada Belu pada 09 Desember 2020 telah sampai tahap Pleno Rekapitulasi Perolehan suara Paslon Sahabat dan Sehati. Hasil perhitungan tersebut Paslon Sehati unggul atas Sahabat dengan selisih 247 suara. Namun pilkada Belu harus bersengketa dan menuju Meja Hijau. Hasil rekapan Tim dan Kuasa Hukum Paslon Sahabat menemukan sejumlah Pemilih yang bukan berasal dari Belu dan Pemilih dibawah umur.

Dilansir dari RakyatNTT.com, Kuasa Hukum Paket Sahabat, Novan E. Manafe yang dikonfirmasi Jumat, (18/12/2020) menjelaskan ada sejumlah kecurangan yang direkap oleh Tim Kuasa Hukum Paket Sahabat. Setidaknya kecurangan diduga terjadi di 20 TPS yang dilakukan oleh Penyelenggara.

Sebelumnya pada Rabu (16/12/2020) lalu pasca pleno rekapitulasi tingkat Kabupaten , pasangan Calon Willybrodus Lay-JT. Ose Luan atau yang dikenal dengan sandi Sahabat melalui Kuasa Hukum telah mendaftarkan gugatan ke MK.

Menurut Novan, telah ditemukan bukti-bukti ada tambahan Pemilih di 20 TPS sesuai daftar Pemilih tambahan bukan merupakan warga Kabupaten Belu.

“Ada Warga Rote Ndao, TTS, TTU, Flores dan lain-lain,” ujar Novan

Bukti-bukti yang telag diidentifikasi dan dijadikan dasar gugatan paket Sahabat ke MK, selain itu ada juga Pemilih yang tidak memenuhui syarat umur tapi diizinkan mencoblos.

“Ada usia 15 Tahun tapi di tulis usia 19 tahun dan mencoblos,” kata Novan

Berbagai dugaan kecurangan ini telah disampaikan kepada Bawaslu Kabupaten Belu untuk ditindaklanjuti. Termasuk Bawaslu diminta untuk memberikan rekomendasi kepada KPU agar dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 20 TPS.

“Tapi Bawaslu tidak lakukan itu,” ujarnya.

Oleh karena itu, tambah Novan jalan satu-satunya adalah menggugat KPU ke MK.

“Kami sudah daftarkan gugatan dan tinggal menunggu informasi dari MK. karena sekarang ini masih tahap pendaftaran gugatan di MK sampai tanggal 5 Januari,” tandas Pengacara Pemkot Kupang ini.

Baca Juga:  Tokoh Adat Dan Masyarakat Dusun Manubaun Belu NTT Gelar Ritual Adat Tolak Korona

Untuk diketahui, Sesuai copyan Akta Pengajuan Permohonan Pemohon (AP3) Nomor 18/PAN.MK/AP3/12/2020 yang diterima Panitera, Muhidin tertulis,
hari ini, Kamis (17/12/2020) pukul 23:18 WIB, telah diajukan Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Tahun 2020, oleh
Willybrodus Lay, SH dan Drs. J. T. Ose Luan, yang merupakan pasangan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Belu, Nomor Urut 1.
Dalam hal ini berdasarkan Surat Kuasa Khusus bertanggal 16
Desember 2020 memberi kuasa kepada Novan Erwin Manafe, SH dan kawan-kawan selaku pemohon. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here