Keuskupan Atambua Tetap Rayakan Misa Sesuai Protokol Covid

0
901
Foto ist. Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku,Pr

Goberita.id. Gereja Katolik Keuskupan Atambua yang meliputi Kabupaten Belu, Malaka dan Timor Tengah Utara tetap menjalankan pelayanan rohani dan perayaan Misa dengan taat dan mengikuti protokol Covid sesui aturan Pemerintah. Selama ini Gereja menjalankannya secara konsisten dan selalu menghimbau upaya pencegahan Covid lewat mimbar Gereja.

Demikian disampaikan Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr, Melalui pesan Whatsappnya (15/01) hari ini.

” Sejauh ini Gereja mengacu pada peraturan Pemerintah, kebijakan PSBB dan merujuk pada protokol Covid-19.” Kata Uskup Domi.

Terkait perkembangan kasus Covid yang bertambah di Belu dan Keuskupan Atambua, Uskup Domi bersama jajarannya telah membahas secara intens dan akan mengambil kebijakan sesuai kondisi.

” Mulai tadi pagi sudah dibicarakan, bila dalam satu dua hari ini perkembangan mengarah ke situasi lebih buruk, akan segera disampaikan. Di dalam Gereja semua diatur baik. Yang belum tertib itu di lingkup keluarga dan sosial masyarakat,” Papar Uskup Domi.

Gereja Katolik menurut Uskup Domi, selalu menyampaikan himbauan. Berkaitan kasus Covid yang kian meningkat di Belu dan wilayah Keuskupan Atambua Uskup Domi mengatakan bahwa ruang interaksi publik yang belum tertib selama ini.

” Himbauan disampaikan dalam setiap perayaan misa. Di dalam Gereja tidak ada soal. Soalnya di masyarakat keluarga, hubungan antar tetangga, pasar, transportasi umum, tempat-tempat keramaian, dll.

Untuk diketahui, upaya mencegah penyebaran Covid-19 selama ini, Pelayanan Misa di Keuskupan Atambua menggunakan sistim zona atau perayaan dengan membagi jadwal bagi Umat per lingkungan dengan taat pada protokol Covid yaitu menjaga jarak dan memakai masker. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Baca Juga:  Jalan ke Bandara akan diperlebar, Pemda Belu Siapkan 2,5 M untuk Pembebasan Lahan Warga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here