Jenazah Warga Belu, Pasien Covid Dari RSUPP Betun Dimakamkan di Masmae

0
1484
Proses pemakaman Pasien Covid asal Belu dari RSUPP Betun di Pekuburan Masmae, Belu.

Goberita.id. Pekuburan Masmae tidak sepi hari ini. Pasalnya, setelah pemakaman Pasien Covid laki-laki yang selama ini dirawat di RSUD Atambua, Malam ini (20/01) Pukul 22.00 hingga 22.53 Wita dilakukan pemakaman jenazah Pasien Covid dari RSUPP Betun Kabupaten Malaka. Dilansir dari Kilas Timor. Com, jenazah pasien perempuan tersebut berasal dari Tenubot Kelurahan Manumutin, Belu, meninggal sore tadi.

Masih dikutip dari Kilas Timor, Direktris RSUPP Betun, dr. Oktelin K. Kaswadie yang dikonfirmasi Rabu (20/1/2021) malam membenarkan adanya pasien yang diduga Covid-19 meninggal dunia.

“Benar, pasien wanita dengan usia 70 tahun. Sejak dibawa ke RSUPP Betun kemarin, pasien mengalami desaturasi atau kadar oksigen dalam darah 50 persen. Padahal normalnya harus 98-100 persen dan hasil rapid antigen dinyatakan positif,” Jelas dr. Oktelin.

Pasien tersebut menurut dr. Oktelin, tidak dirujuk dari RSUD Atambua, namun diantar oleh keluarga ke IGD RSUPP Betun. Katanya lagi, Setelah pasien itu meninggal di Bangsal Covid-19 di RSUPP Betun dan keluarga pasien meminta untuk dimakamkan di Belu.

Koordinator Bidang Penanganan Jenazah Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Vincent K. Laka yang dikonfirmasi membenarkan meninggalnya pasien asal warga Belu di RSUPP Betun. Proses pemakaman dilaksanakan sesuai protokoler covid dan selesai Jam 10.53 malam.

Rilis Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Update data monitoring dari wilayah kerja 17 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan Kabupaten Belu hingga Rabu, 20 Januari 2021 Pukul 15:00 wita. Warga yang terkonfirmasi Positif, Total 106 Kasus . Yang dirawat dan Sembuh 60 Kasus. Saat Ini terdapat 46 Kasus. Penambahan 28 Kasus pada hari ini. Kecamatan Kota : 7 Kasus dan menjalani Isolasi Mandiri. Kecamatan Atambua Barat 24 Kasus Isolasi Mandiri, Kecamatan Atambua Selatan 10 Kasus isolasi Mandiri, Kecamatan Lasiolat 2 Kasus Isolasi Mandiri, Kecamatan Kakuluk Mesak 1 Kasus Isolasi Mandiri, Kecamatan Tasifeto Barat 1 Kasus Isolasi Mandiri, 1 (satu) Kasus dari Kabupaten TTU diisolasi di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD.

Baca Juga:  Panen Tomat Ketiga Kelompok Samurai Manleten Dihadiri Pemda dan DPRD Belu

Sampai dengan hari ini Total Rapid Antigen Reaktif sebanyak 238, sedangkan total SWAB 755 dengan hasil 573 negatif, 106 positif dan 73 Sampel Menunggu Hasil.

Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat, menjaga jarak fisik dalam beraktivitas, menghindari kerumunan dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun di air mengalir/menggunakan Hand Sanitizer dan wajib menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah serta menjaga imun tubuh.

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah Zona Merah agar melaporkan diri ke Posko Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu atau melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here