Sedih, Baru 3 Hari Lalu Dimakamkan, Isteri ED Juga Meninggal, En: Esok Kami Kubur 2 Jenazah

4631
Jenazah Pasien Covid (LL) isteri dari almh. ED sementara di RSUD Atambua.

Goberita.id. Covid terus merenggut nyawa pasiennya. Pasalnya, Dalam beberapa hari di minggu ini, pasien yang meninggal akibat Covid hingga malam ini telah mencapai 5 orang. Kabar sedih yang sangat memiluhkan hati adalah baru 3 hari lalu (09/02) dimakamkan almarhum ED, malam ini dinyatakan meninggal lagi isterinya ED berinisial LL di ruang isolasi Covid RSUD Gabriel Manek, SVD Atambua. Selain LL juga ada satu pasien pria lainnya yang akan di makamkan besok di Pekuburan Masmae, Tukuneno.

Informasi meninggalnya LL, isterinya ED beredar cepat di media sosial dan grup whatsapp. Netizen turut bersedih dengan menyampaikan ungkapan turut berduka yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Hal tersebut dibenarkan Jubir Satgas Covid Belu, Christoforus M. Loe Mau yang akrabnya disapa Melly.

Baca Juga:  Korban Akibat Covid Terus Bertambah, 2 Jenazah Dimakamkan Lagi

” Benar, istrinya almarhum ED meninggal diruang isolasi Covid 19 RSUD Gabriel Manek,” Kata Melly Loe ketika dikonfirmasi melalui pesan Whatsappnya (12/02) malam ini.

Demikian pula disampaikan Koordinator Bidang Penanganan Jenazah Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Vincent K. Laka. Menurut En pihaknya akan menyiapkan dua liang kubur bagi dua jenazah pasien Covid yang saat ini berada di RSUD Atambua.

Baca Juga:  Proyek Rehab Laboratorium Tes PCR Covid-19 di RSUD Atambua Telan Anggaran Hampir I Miliar

” data sudah dikirimkan kepada kami namun berhubung sudah larut malam, besok pagi jam 7 baru akan dimakamkan dua jenazah pasien Covid, satu pasien inisial LL adalah isterinya almarhum ED, pasien ke 15, dan satunya lagi inisial SM, jenazah warga tenubot, Kelurahan Manumutin,” papar En Laka.

Untuk diketahui, dengan bertambahnya dua pasien Covid yang meninggal malam ini maka hingga kini totalnya terdapat 17 pasien yang di makamkan di Pekuburan umum Masmae. Upaya pencegahan dari virus yang telah memakan 17 korban ini, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat, menjaga jarak fisik dalam beraktivitas, menghindari kerumunan dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun di air mengalir/menggunakan Hand Sanitizer dan wajib menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah serta menjaga imun tubuh. YP.

Comments

comments