Gawat ! Dalam Sepekan Lima Pasien Covid di Belu Meninggal

311
Satgas pemakaman menyiapkan liang lahat 3 pasien covid yang di makamkan hari ini.

Goberita. Id. Belum sempat dimakamkan JS, jenasah pasien covid warga Tini, Manuaman, Belu, Satgas Covid bagian pemakaman kembali harus menyiapkan dua liang lahat lagi hari ini. Sebab ada dua pasien wanita positif covid inisial S, warga pendatang dan YKB Warga Desa Sadi yang selama ini menjalani perawatan meninggal dunia. Selama sepekan terhitung 5 orang meninggal akibat virus mematikan ini.

Koordinator Pemakaman Jenazah Pasien Covid, Satgas Covid Belu, Vincent K Laka, hari ini (08/07), mengatakan bahwa timnya sudah memakamkan 3 jenazah tersebut.

Baca Juga:  Bupati Belu Apresiasi Kerja DPRD Pantau Posko Covid

En Laka, menjelaskan juga bahwa untuk kepastian, pihaknya dari pemakaman telah mendapatkan hasil test cepat molekular yang menyebutkan bahwa pasien yang meninggal positif covid.

Adapun sebaran 5 orang yang meninggal akibat covid, pasien inisial YM, Warga Lesepu, Manumutin (02/07/), AN, Warga Kelurahan Umanen (06/07), JS, warga Manuaman, (07/07), YKB warga Desa Sadi dan S, warga pendatang dari Surabaya dan belum ada alamat di Belu (08/07).

Baca Juga:  PN Atambua Kembangkan Layanan Peradilan Diantaranya Hakim Masuk Desa

Meningkatnya angka penderita covid secara drastis dari awal Juni dan angka pasien terkonfirmasi tetap bertahan diatas100 orang. Dari sebaran data pasien yang dalam perawatan dan meninggal ini maka terbaca virus ini sudah menular dimana saja dan perlahan mengepung Kabupaten Belu terkhusus dan terawan wilayah kota Atambua. Untuk itu kesigapan pemerintah dan kewaspadaan warga menjadi perhatian serius.

Bupati Belu, Agus Taolin, telah mengeluarkan surat tentang pelarangan kerumuman dan acara serta penutupan kawasan Wisata. Tetapi pantauan media ini, kerumunan lebih dari 3 orang terus terjadi.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Waty Lopes Sebut Tuduhan Ke Kliennya Mengada ada dan Bisa Korbankan Anak

Pemda Belu menghimbau agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas atau yang dikenal dengan sebutan 5M. Selain itu membenahi faskes dan penanganan khusus untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 juga menjalankan program Vaksinasi. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments