Tuntut Honor, Tenaga Penunjang Covid RSUD Atambua Ancam Mogok

737
Ist. Direktur RSUD Atambua, dr. Ellen Batsheba Corputty.

Goberita. Id. Sejumlah tenaga penunjang covid yang merupakan garda terdepan penanganan pasien covid di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD, Atambua menuntut haknya yaitu honor yang belum dibayar terhitung dari bulan Januari sampai Juli 2021. Para tenaga penunjang covid tersebut bahkan mengancam tidak masuk kerja dan melaksanakan tugasnya apabila tidak direalisasikan haknya.

Informasi yang dihimpun media dari beberapa sumber (09/07) siang ini, sejumlah tenaga penunjang covid RSUD Atambua yang mengancam mogok kerja akan mengadukan ke Bupati Belu. Katanya, para tenaga penunjang telah bertemu Kabid Penunjang untuk menanyakan hak mereka. Lantas, Kabid Penunjang mengarahkan ke Kepala KTU RSUD Atambua. Tetapi alasannya adalah kelengkapan administrasi belum terpenuhi sehingga pembayaran masih tertunda hingga kini. KTU kata sumber tersebut, menyuruh tenaga penunjang covid membuat laporan. Laporan sudah dibuat bahkan yang diminta perbaikan laporan juga sudah diajukan. Namun honor tak kunjung-kunjung dibayar. Kesal atas perlakuan ini, mereka merencanakan melaporkan dan mogok.

Baca Juga:  Mediasi Sengketa Tanah Depan Bandara Haliwen, Kedua Pihak Inginkan Perdamaian

Direktur RSUD Atambua, dr. Ellen Batsheba Corputty, ketika dikonfirmasi, membenarkan soal tertundanya honor tersebut namun dijelaskan bahwa pembayaran tersebut belum bisa dilakukan sebab terkendala dengan administrasi.

“Untuk insentif Nakes dokter dan Perawat yang bertugas di pelayanan Covid sudah dibayarkan sampai bulan Februari, sedangkan tenaga penunjang yang belum dibayarkan karena kelengkapan administrasi yang belum selesai,” Jelas Ellen, nama panggilan Direktur RSUD Atambua.

Baca Juga:  Masyarakat Minta Sahabat Lanjutkan Program Beasiswa ke PT

Belum dilakukan pembayaran honor tersebut tegas Ellen, semata mata karena belum lengkap administrasi bukan tidak tersedianya anggaran. Terkait info bahwa tenaga penunjang covid telah mengadukan ke Bupati Belu, Ellen mengatakan bahwa kurang mengetahui persis. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments