Ajukan Ranperda Untuk Dibahas, Pemkab Belu NTT Malah Belum Siap Materinya

613
Sidang DPRD Belu dengan Agenda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Belu tahun anggaran 2020.

Goberita. Id. Pemerintah Kabupaten Belu mengajukan tiga buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Tiga Ranperda tersebut yakni tentang Pemilihan Kepala Desa, Penyertaan Modal bagi Bank NTT dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Masuk dalam agenda sidang dan telah dibahas bersama Badan Musyawarah DPRD, sewajarnya materinya sudah disiapkan. Ironisnya, Ranperda yang sudah dijadwalkan dibahas bersama ternyata belum rampung. Akibatnya, sidang di skors atau belum bisa dilanjutkan.

Hal ini terungkap pada sidang DPRD Belu dengan Agenda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Belu tahun anggaran 2020, Senin (12/07/2021). Sidang dipimpin Ketua DPRD Belu didampingi Wakil Ketua I Yohanes Jefry Nahak, Wakil Ketua II Cyprianus Temu dan dihadiri Bupati Belu, Wakil Bupati Belu, sejumlah Anggota DPRD Belu dan pimpinan OPD lingkup Setda Belu.

Baca Juga:  ANSY LEMA LAPORKAN HASIL KINERJA SATU TAHUN SEBAGAI WAKIL RAKYAT NTT DI SENAYAN

Mulanya ketua DPRD Belu, Jeremias Manek Seran Jr meminta Pemerintah melalui Bupati Belu untuk menyampaikan 3 buah Ranperda yang diajukan untuk dibahas bersama. Lantas Bupati memberikan kesempatan kepada Pj Sekda Belu, Frans Manafe, atas nama Pemkab Belu menjelaskan kepada Forum sidang Dewan.

Dari penjelasan Pj Sekda Belu tersebut ternyata ada dua Ranperda yang belum rampung disiapkan Pemda Belu untuk dijalankan di masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin dan Drs. Aloysius Haleserens.

” Perlu kami sampaikan bahwa tiga Ranperda yaitu RPJMD, KUA-PPAS dan Pilkades sedang berproses, oleh karena itu yang akan kita dahulukan hari ini adalah terkait dengan penyampaian nota pengantar atas Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Belu Tahun Anggaran 2020,” Jelas Pj Sekda Belu, Frans Manafe.

Baca Juga:  Gerindra Belu Siap Dukung Pemerintahan AT-AHS

Dengan belum siapnya dua buah Ranperda yang sebelumnya sudah disepakati bersama dan ditetapkan Badan Musyawarah (Banmus) tersebut maka dengan sendirinya akan merubah jadwal acara sidang sebagaimana Keputusan Banmus DPRD Belu Nomor 04 tahun 2021 tentang waktu dan jadwal acara sidang DPRD Belu tahun 2021.

“Kami berikan kesempatan kepada Pemerintah dalam hal ini Bupati Belu untuk menyampaikan 3 buah Ranperda yang akan diajukan sehingga dalam pembahasan nanti mana yang sudah bisa kita bahas, mana yang harus kita geser,” ujar Manek sapaan akrab Ketua DPRD Belu.

Baca Juga:  Update Data Covid Belu Terbaru, 28 Orang Karantina Terpusat di KKP Haliwen

Atas penyampaian Pemerintah melalui Pj Sekda Belu tersebut maka Ketua DPRD Belu mengskorsing sidang selama 1 jam.

“Sesuai penyampaian Pj Sekda dari 3 buah ranperda yang diajukan yaitu 2 ranperda masih dalam proses dan 1 buah Ranperda yaitu revisi tentang Perda penyertaan modal itu dapat kita laksanakan. Sehingga sesuai dengan penyampaian ini, jadwal dengan sendirinya akan berubah. Sehingga kita sepakati untuk kita merubah jadwal ini. Dengan ini, saya skors sidang untuk 1 jam kedepan, ” tegas Manek sambil memukul Palu skorsing.

Hingga berita ini diturunkan, skorsing belum dicabut sehingga sidang belum dilanjutkan. Informasinya akan dilaksanakan pada pukul 17.00 wita ini.YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments