Dua Pasien Covid di Belu NTT Meninggal, Satunya Ayah JS Yang Baru Dimakamkan

1313

Goberita. Id. Dua orang pasien covid yang menjalankan Isolasi Mandiri (Isoman) meninggal dunia. Keduanya berbeda wilayah tapi dalam kota atambua. Data yang dihimpun seorang warga Kuneru Manumutin, inisial MO dan satunya lagi U warga Tini, Manuaman. Yang dari Manuaman adalah ayah dari pasien sebelumnya yang dimakamkan pada Rabu (07/07/2021), inisial JS.

Demikian disampaikan Koordinator Pemakaman Jenasah Pasien Covid, Satgas Covid Belu, Vincent K Laka, atau yang akrab dipanggil En Laka (12/07) hari ini.

MO (57) meninggal pada subuh hari pukul 03.00 wita. MO menjalankan isolasi mandiri setelah dinyatakan Covid pada rabu (07/07) sabtu MO mengalami sesak napas. MO kata En Laka, sempat dianjurkan pihak Puskesmas Haliwen untuk di rujuk ke RSUD namun ditolak dan memilih menjalankan perawatan dirumah. Dengan persetujuan keluarga, jenasah MO dimakamkan di Masmae siang tadi. Suasana haru dan tangis keluarga pecah saat jenasah akan di bawa ke pemakaman.

Baca Juga:  Perkara Sengketa Tanah Haliwen, Gubernur NTT Tanggapi Pernyataan Penggugat

Berselang setengah hari kemudian satu pasien covid meninggal lagi. Pasien inisial U (59) warga Tini, Manuaman. U selama ini menjalani perawatan dengan isolasi mandiri. U adalah ayah dari JS (37) yang belum sepekan dimakamkan di Masmae.

En Laka mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan liang lahat bagi U yang rencananya akan dimakamkan malam ini.

Data Satgas covid 19 Belu per Minggu (11/07) merilis terdapat 15 warga Belu terkonfimasi Covid, sehingga totalnya menjadi 158 orang. Demikian terjadi penambahan dari hari sebelumnya (10/07) yaitu 133 orang. Pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 4 orang. Sedang dalam perawatan berjumlah 11 orang, lainnya menjalankan isolasi mandiri. Pasien covid yang meninggal dalam bulan ini bertambah menjadi 7 orang terhitung sejak 02-12 Juli 2021.

Baca Juga:  Atasi Masalah Air Bersih PUPR Belu Kerahkan Armada Tangki

Data ini merupakan hasil pemantauan Update Monitoring Dari Dinas Kesehatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, 17 Puskesmas dan 4 Rumah Sakit di Kabupaten Belu yang masuk ke Sekretariat Satuan Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Belu.

Lonjakan kasus Covid di Belu yang mengkuatirkan ini terjadi sejak awal Juni 2021. Upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Belu selama ini di bidang kesehatan adalah melakukan himbauan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas atau yang dikenal dengan sebutan 5M. Selain itu membenahi faskes dan penanganan khusus untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 juga menjalankan program Vaksinasi. YP.

Comments

comments