ADPRD dan Staf Sekwan Belu Jalani Rapid Test Pasca Satu Pimpinan OPD Terkonfimasi Covid

0
636
Ketua DPRD Belu, Jeremias Manek Jr, Anggota dan staf Sekretariat Dewan jalani Rapid Test hari ini.

Goberita.id. Anggota DRPD dan Sejumlah staf Sekretariat Dewan menjalani rapid test covid 19. Rapid ini dilaksanakan dalam rangka tracing atau penelusuran pasca seorang pejabat eselon dua yang memimpin salah satu OPD di lingkup setda Belu bersama keluarga dinyatakan terkonfirmasi positif covid beberapa hari lalu.

Pantauan media, Rapid Diagnostic Test ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, UPTD Pusksemas Kota Atambua di ruang Lobi DRPD Belu (19/07) mulai sejak pagi tadi.

Plt Kadis Kesehatan, Theresia M. B Saik melalui Staf bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Agus Mali Teuk, yang selama ini bertugas melaksanakan Rapid di Kantor Bupati dan hari ini bersama tim laksanakan Rapid di DPRD Belu ketika ditemui mengatakan bahwa pejabat yang terkonfirmasi positif tersebut sempat melakukan perjalanan keluar daerah sebelum dinyatakan Covid.

” Hari selasa (13/07) beliau mau ketemu Bupati kami Rapid hasilnya negatif, lalu malamnya beliau melakukan perjalanan dinas ke Kupang, hari sabtu (17/07) katanya beliau sakit dengan gejala panas tinggi menggigil, batuk, pilek keras dan badan sakit semua karena tidak tahan lagi lalu berobat ke Rumah Sakit Wiraksakti Atambua, istri dan anak juga punya gejala yang sama,” Jelas Agus.

Lebih lanjut kata Agus, Rapid hari ini di DPRD adalah penelusuran sebab Pasien tersebut sempat melakukan melakukan kontak erat saat berkegiatan di DPRD Belu.

” Setelah kembali dari tugas di Kupang beliau mengikuti sidang DPRD di Komisi II, makanya kita lakukan tracing dan rapid hari ini soalnya ini dikategorikan kontak erat” Kata Agus.

Rapid kedua direncanakan lima hari kedepan. Untuk diketahui, data Satgas covid Belu yang dirilis pada (17/07) adalah terdapat 6 orang terkonfimasi covid sehingga jumlahnya menjadi 192 orang. Jumlah ini menurun dari sehari sebelumnya yaitu 205 orang. Pasien yang sembuh 19 orang sementara yang di rawat sebanyak 15 orang dan lainnya menjalankan isolasi mandiri. Yang meninggal dalam bulan ini sebanyak 7 orang.YP.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here