Satu Warga Kota Atambua Meninggal, Kasus Covid di Belu Kembali Melonjak

496
Persiapan liang lahat untuk pemakaman pasien covid hari ini.

Goberita.id. Pasien suspek Covid yang dirawat di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, meninggal dunia lagi. Satu pasien yang meninggal tersebut diketahui adalah warga Lingkungan Tanah Merah, Kelurahan Atambua, Kecamatan Kota. Angka pasien covid kembali mengalami kenaikan drastis setelah beberapa hari cenderung menurun kasusnya. Data terakhir kemarin, warga terkonfirmasi Positif Covid melejit naik hingga 200an orang atau lebih tinggi dari sebelum-sebelumnya.

Baca Juga:  PON 2020 di Papua, 8 Atlit Belu Perkuat NTT

Koordinator Pemakaman Jenazah Pasien Covid, Vincent K Laka/En Laka, hari ini (22/07) mengatakan bahwa pasien covid yang akan di makamkan di Masmae dinyatakan meninggal malam tadi.

” Ada 1 pasien meninggal di ruang perawatan covid RSUD Atambua. Pasien berumur 56 tahun, inisial YS, warga Lingkungan Tanah Merah. Pasien meninggal sekitar jam 11 malam tadi,” jelas En Laka.

Baca Juga:  Pedoman Terbaru, Jenazah Pasien Covid Boleh Dimakamkan Disemua TPU

Saat ini En Laka bersama Timnya di lokasi pekuburan Masmae untuk mempersiapkan liang lahat. Dengan meninggalnya warga Tanah Merah ini maka dalam bulan Juli ini 9 orang meninggal akibat virus ganas ini.

Sementara itu rilis data satgas covid per 21 Juli menunjukan bahwa kasus Covid di Belu kembali melonjak drastis. Penambahan 18 orang terkonfimasi covid membuat jumlah mencapai 208 orang. Yang dirawat di RSUD sebanyak 15 orang, pasien sembuh per kemarin hanya 3 orang. Data satgas ini dihimpun dari 17 puskesmas dan 4 Rumah Sakit yang ada. YP.

Comments

comments