Monster Covid di Belu Semakin Mengganas, Sehari 30an Warga Terinfeksi

271
Data Covid Satgas Belu Per Selasa 03 Agustus 2021.

Goberita.id. Dalam dua setengah bulan saja kasus covid di Belu berubah menjadi monster ganas menakutkan dan siap setiap saat membunuh warga Kabupaten Belu. Virus mematikan ini melonjak secara drastis sejak awal juni tahun ini bermula dari 30 buruh pekerja bangunan UNHAN di Fatuketi. Angka pasien yang sembuh tak sebanding dengan pasien yang terus terinfeksi atau terkonfimasi positif covid. Virus ini seolah tumbuh subur dan semakin saja menggila. Dalam satu bulan saja, bulan Juli Virus ini membunuh 12 orang.

Baca Juga:  VIVA MATEKE Marah Besar disebut Calon Boneka, Akun Marcos Tatto akan dipolisikan

Satgas Covid Belu merilis data per Selasa 3 Agustus 2021, dalam sehari terdapat 32 warga Belu yang terkonfirmasi positif covid. Total pasien Covid saat ini tembus hingga 330 orang. Warga yang berinteraksi secara langsung atau kontak erat dengan pasien covid sebanyak 34 orang. 11 orang dirawat di RSUD Atambua, 16 orang dikarantina terpusat di KKP Haliwen sedangkan yang melakukan perawatan dirumah sendiri atau isolasi mandiri sebanyak 303 orang. Awal bulan ini belum ada kasus kematian karena covid, namun hingga kini pemakaman Masmae telah menerima 35 orang dimakamkan akibat covid.

Baca Juga:  DPRD Himbau Pemerintah Focus Tangani Kasus Covid di Belu dan Transparan Soal Diagnosa Kematian Pasien

Bupati Belu, Agus Taolin, telah mengeluarkan instruksi Bupati tentang PPKM level 3. Ada 12 point didalamnya yang mengatur tentang tata cara berinteraksi dalam perkantoran, kegiatan masyarakat di pasar, pelaku UMKM, peribadatan, pendidikan dan aktivitas olahraga.

“Kita sesuaikan dengan status risiko wilayah sesuai edaran kementrian, Pendekatan tetap penerapan 5 M sekarang 6 M (Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga Jarak Menghindari keramaian, Menghindari makan bersama, Mengurangi mobilitas) dan 3 T (Testing/pengecekan, Tracing/pelacakan dan Treatment/perawatan), Percepatan vaksinasi, Karantina terpusat dan terpadu,” Jelas Bupati Taolin berkaitan dengan Instruksi tersebut.

Baca Juga:  Covid Kembali Renggut Nyawa Warga Belu, Pasien Asal Asumanu Meninggal Dunia

Seandainya Instruksi dan strategi pencegahan ini dijalankan secara baik maka kasus covid dibelu bisa ditekan atau menurun karena rantai penularan terputus.YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments