Desa Kabuna Belu Masuk 10 Besar Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Se Indonesia

314
Pemaparan Kades Kabuna didepan Tim Kementrian dan Wabup Belu.

Goberita.id. Tim Kementerian Desa/PDTT, Komisi Informasi Pusat, Bakti Kominfo dan Komisi Informasi Provinsi NTT Melakukan visitasi ke Desa Kabuna Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu. Pasalnya, Pemerintah Desa Kabuna dalam penilaian masuk nominasi 10 besar kategori apresiasi keterbukaan informasi publik se Indonesia.

Pembukaan visitasi ini berlangsung di aula Kantor Desa (07/09) hari ini. Kepala Desa Kabuna, Adrianus Yoseph Laka, berkesempatan memaparkan keterbukaan informasi publik Pemerintahannya dihadapan tim Kementerian Desa / PDTT, Komisi Informasi Pusat, Bakti Kominfo, Komisi Informasi Provinsi NTT dan Wakil Bupati Belu, Aloysius Haleserens.

Wabup Belu Aloysius Haleserens dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Desa/ PDTT, Komisi Informasi Pusat dan Bakti Kominfo yang telah melakukan seleksi dan desk review Keterbukaan Informasi di desa yang mana salah satu desa di Kabupaten Belu yaitu Desa Kabuna Kecamatan Kakuluk Mesak terpilih mewakili seluruh desa di Provinsi NTT untuk seleksi keterbukaan Informasi.

Baca Juga:  Diberitakan Sebut Masyarakat Curi Porang, Plt. Sekda Belu Minta Maaf

“Kami juga akan selalu memberikan dukungan penuh kepada mereka, sehingga kita punya desa ini bukan menjadi 10 besar saja tetapi bisa turun menjadi 3 besar se-Indonesia sehingga 69 desa yang ada di Kabupaten Belu salah satunya itu Desa Kabuna menjadi contoh bagi 68 desa yang lain, agar bisa belajar dari Desa Kabuna sehingga menjadi nilai tambah dalam pengelolaan Pemerintahan Desa dan seluruh elemen pemerintah lainnya, “Papar Alo.

“Saya melakukan pemantauan terhadap 69 desa dan 12 lurah salah satu yang saya pantau adalah Kepala Desa Kabuna karena saya mau pastikan kepala desa yang memimpin wilayah penyangga di Kabupaten Belu, “Jelasnya

Baca Juga:  Tepis Isu NasDem Dukung Belu Memanggil, Jhon Aliuk: SK Sudah Ada Untuk SEHATI

“Saya berharap kepada tim visitasi dapat menyampaikan kembali ke Pemerintah Kabupaten Belu hasil penilaian keterbukaan informasi yang telah dilakukan sehingga menjadi bahan referensi dan evaluasi dalam implementasi keterbukaan informasi bagi seluruh desa di Kabupaten Belu, “Papar Alo

Sementara itu Komisioner Komisi Informasi Pusat , M. Syahyan mengatakan indikator penilaian dari tim penilai pusat membagi dua. Ada desa yang di dalam pulau Jawa dan ada desa yang masuk dalam 3T (Terluar, Terdepan dan Terbelakang). Pastinya ada sisi-sisi lain yang akan ada penilaian berbeda seperti inovasi dan kondisi daerah yang 3T menjadi pertimbangan tim di tingkat tim nasional.

Baca Juga:  Jumlah ODP Covid-19/Korona di Kabupaten Belu NTT Bertambah

Menurut Syahyan, Desa Kabuna dinilai dari 75 ribu desa yang ada di Indonesia. Setiap provinsi mengajukan 2 atau 3 desa terbaik dari 100 desa yang diajukan dan akan dinilai lagi untuk itu masuk 10 desa terbaik seluruh Indonesia.

“Kita bersyukur Desa Kabuna ini masuk 10 besar dan ini menjadi suatu hal yang sangat membanggakan bagi desa dan Kabupaten Belu. Dan kita berharap ini bisa menjadi desa percontohan terutama di daerah timur NTT dan bisa juga menjadi percontohan bagi Negara tetangga Timor Leste, “Terangnya.

Visitasi dilanjutkan dengan peninjauan tim ke lapangan untuk membandingkan antara laporan dan kondisi riil yang ada. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments