Munculnya Makhluk Ghaib Bermata Empat Gegerkan Warga Haliwen

5073
Ilustrasi.

Goberita.id. Warga Dusun Haliwen Desa Kabuna, Kabupaten Belu, NTT digegerkan dengan munculnya sosok makhluk ghaib bermata empat layaknya di film-film fiksi dan animasi. Seminggu ini menjadi perbincangan hangat warga setempat. Pasalnya, makhluk seram itu mencuri anjing peliharaan Joanico Gomes seorang warga Haliwen.

Peristiwa mistis ini dialami oleh Joanico Gomes dan keluarganya pada selasa malam 7/09/2021 pukul 23.00 Wita.

Tutur Joanico, malam itu (Jam 11) dirinya belum tidur dan masih menonton Televisi. Terdengar suara raungan anjing peliharaannya. Merasa curiga dirinya menggunakan nyala senter pada handphonenya mencari tahu. Mulanya raungan dari dapur rumah namun ketika mendekat rintihan anjingnya seperti kesakitan makin menjauh. Ternyata secepat kilat makhluk seram itu membawa lari anjing tersebut dengan cara menggigitnya. Spontan Joanico mengejar, hanya saja makhluk itu membawa melewati medan curam dan semak belukar, ditambah lagi gelapnya malam membuat kesulitan bagi Joanico.

Aksi baku kejar sekitar 200 meter dari rumahnya menuju arah mata air pemandian atau pancuran haliwen yang gelap tertutup pohon-pohon besar. Karena sangat gelap, Joanico kembali dan meminjam senter seorang tetangganya yang sempat terjaga dengan suara ribut. Bermodal senter itu Joanico kembali ke hutan pancuran tadi, ketempat terakhir dia lakukan pengejaran. Namun suasana hening mencekam, tidak ada lagi rintihan anjingnya membuat Joanico beranggapan anjingnya telah hilang dicuri.

Baca Juga:  Beralamat Jelas Namun DPO Moge HD 2017 Sampai Saat Ini Belum di Temukan

Bulu kuduk Joanico mendadak merinding dan saat itu rasanya dirinya sedang dilihat dan dikepung banyak orang dari kegelapan. Joanico melihat sesosok wajah yang mengintainya dari balik sebuah pohon besar. Anehnya lagi wajah itu mirip dengan ayahnya sendiri yang sementara dirumah dan tak bersama Joanico.

Badannya terasa berat dan nyaris tidak bisa bergerak. Satu-satu caranya menurutnya dengan meminta pertolongan Tuhan.

“Semua badan saya sudah susah bergerak, saya lalu berdoa Bapak Kami saya ulangi tiga kali saya sebut nama rumah suku kami, “Jelasnya

Seluruh badannya mulai terasa ringan kembali, harapan menemukan anjingnya muncul sebab makhluk itu terlihat lagi dan dengan cepat melompat melewati sebuah anak sungai sambil tetap membawa anjing tersebut.

Baca Juga:  Bupati Belu Dari Masa Ke Masa, Ini Daftar dan Periodisasinya

“Dia cepat sekali saya senter tapi tidak bisa lihat jelas hanya yang jelas anjing tapi makhluk itu tidak jelas, “Ungkapnya.

Joanico langsung mengejar lagi, makhluk itu berlari sambil terus mencengkeram anjing dengan gigitannya. Sampai di perkebunan warga dekat kali Talau, jarak antara Joanico dan makhluk itu hanya sekitar 3 meter saja. Dengan cepat makhluk itu lalu membawa anjing naik keatas pohon bambu yang ada di perkebunan itu.

Saat itu baru Joanico dengan jelas melihat pemandangan makhluk itu. “Saya senter, saya lihat jelas, kepalanya kecil, rambutnya panjang, matanya empat menyala kena cahaya senter, belakangnya sisik-sisik seperti tulang ikan, “ujarnya.

Seperti takut akan cahaya dan terus diburu, Makhluk bermata empat itu lalu melepaskan anjing tangkapannya. Sayangnya, Anjing itu sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi.

Dengan sedih Joanico membawa pulang anjingnya dibantu dengan dua orang kerabatnya yang sudah datang. Makhluk itu juga hilang tak berbekas sedikitpun.

Baca Juga:  Gerindra Belu Siap Dukung Pemerintahan AT-AHS

Keesokan malamnya Rabu (08/09) terulang lagi. Tengah malam muncul sesosok makhluk bertubuh pendek berambut panjang terlihat waktu disoroti senter. Namun sekejap saja lalu menghilang lagi.

Menurut beberapa tokoh masyarakat setempat, makhluk ghaib itu bisa saja penghuni hutan dan mata air Haliwen. Ceritanya Jaman dahulu dan 5 tahun sebelumnya masih ada ritual persembahan atau sesaji yang dilakukan oleh kelompok tertentu.

Mereka menduga ini akibat tradisi sebelumnya yang tidak dijalankan lagi sehingga makhluk ghaib tersebut menjadi murka dan mencari makan sendiri. Adapula yang berasumsi bahwa itu makhluk kiriman orang yang memiliki ilmu santet (Suanggi). Lainnya mengatakan bisa saja Ular Besar yang berburu mangsa dimalam hari.

Sejak kejadian tersebut, hingga saat ini pancuran Haliwen yang adalah tempat mengambil air minum dan pemandian nampak sepi.YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments