BPJS Sosialisasi Perubahan Care Center dan Berbagai Inovasi Program JKN-KIS

131
Kepala BPJS Kantor Cabang Atambua, Munaqib, bersama staff dan perwakilan media saat mengikuti Sosialisasi Inovasi JKN-KIS.

Goberita.id. BPJS mensosialisasikan perubahan pada care center menjadi 165 atau tiga digit saja dan inovasi dalam bentuk berbagai layanan tatap muka dan non tatap muka. Hal ini sebagai upaya dalam peningkatan kualitas layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Demikian dijelaskan Deputi Direksi BPJS Kesehatan wilayah Bali, NTT dan NTB, Agung Putu Darma, saat membuka kegiatan diskusi media dan sosialisasi Pengelolaan Informasi Publik (07/10) hari ini.

Kegiatan ini dilaksanakan secara Virtual dan diikuti seluruh kantor cabang wilayah Bali, NTT dan NTB. Dalam arahannya, Agung mengapresiasi awak media yang turut hadir dalam sosialisasi ini baik secara offline maupun online.
Menurut Agung, media sebagai mitra menjadi penting untuk menyampaikan program dan inovasi BPJS kepada masyarakat umum diantaranya pergantian nomor care center dan lainnya.

“Kita harus semakin meningkatkan komunikasi kepada masyarakat termasuk terkait transisi antara Care Center yang semula 1500400 menjadi 165. Karena itu harus dilakukan oleh BPJS Kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kepada para peserta Program JKN-KIS, sehingga apa yang diharapkan dapat dinikmati oleh para peserta,” Papar Agung.

Baca Juga:  Selama Libur Lebaran, Peserta JKN-KIS Tetap Dilayani Langsung atau Telekonsultasi

Berkaitan dengan layanan tatap muka yang disediakan BPJS Kesehatan di Kantor Cabang dan Kantor Kabupaten/Kota diantaranya pelayanan administrasi untuk segmen peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), PBPU/BP Mandiri Perorangan Kelas 3, PBPU/BP Pemerintah Daerah dan Bukan Pekerja (BP) Pemerintah.

Pelayanan tatap muka juga dapat diberikan untuk pengaduan yang harus segera ditindaklanjuti (hard complain). Peserta yang sudah datang di Kantor Cabang atau Kantor Kabupaten/Kota dimungkinkan dilayani di loket dengan pertimbangan peserta prioritas dan berpotensi hard complain.

Sementara pada pelayanan non tatap muka yang disediakan BPJS Kesehatan diantaranya Mobile JKN, Chat Asistant JKN (Chika), Voice Interactive JKN (Vika), Pelayanan administrasi melalui Whatsapp (Pandawa) dan BPJS Kesehatan Care Center.

Pada layanan Vika, peserta dapat mengakses pelayanan mengecek status peserta dan mengecek tagihan iuran.

Melalui Pandawa, peserta dapat mengakses layanan pendaftaran baru, penambahan anggota keluarga, pengaktifan kembali kartu, pindah jenis kepesertaan dari PBI/PPU non aktif menjadi peserta PBPU/Mandiri, perubahan/perbaikan data, perubahan FKTP, pengurangan anggota keluarga, perubahan kelas rawat bagi peserta yang belum membayar iuran pertama.

Baca Juga:  DPP Partai Demokrat Rekomendasikan "Lockdown"

Layanan Chat Assistant (Chika) digunakan peserta untuk mengecek status, tagihan iuran, lokasi kantor cabang/faskes, panduan layanan, tutorial Mobile JKN, skrining kesehatan dan layanan Pandawa.

Untuk Care Center 1650, yaitu informasi seputar Program JKN, Penyampaian pengaduan, Perubahan Data, konsultasi kesehatan dengan dokter umum, PIPP melalui Media Sosial (Twitter, Facebook dan Instagram), pendaftaran baru, penambahan anggota keluarga, perubahan segmen peseta dan update data bayi baru lahir.

Optimalisasi pada fitur Mobile JKN dapat menciptakan kebiasaan peserta untuk melakukan layanan tanpa tatap muka dengan mudah dan aman, optimalisasi sosialisasi pemanfaatan KIS Digital di FKTP maupun FKRTL, perpindahan FKTP pun dapat dilakukan melalui Mobile JKN dan masih banyak fitur lainnya yang dapat memudahkan peserta.

Layanan yang  diluncurkan BPJS Kesehatan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses layanan serta mengakomodir harapan dan memenuhi kebutuhan peserta maupun para pemangku kepentingan. “Kami juga membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dalam Layanan Chat Asistant (Chika) digunakan peserta untuk mengecek status, tagihan iuran, lokasi kantor cabang/faskes, panduan layanan, tutorial Mobile JKN, skrining kesehatan dan layanan Pandawa.

Baca Juga:  Naibuti: Penjelasan Wabup Adalah Kewajiban Pemerintah, Kesehatan Gratis Ya Jamkesda!!

Untuk Care Center 1650, yaitu informasi seputar Program JKN, Penyampaian pengaduan, Perubahan Data, konsultasi kesehatan dengan dokter umum, PIPP melalui Media Sosial (Twitter, Facebook dan Instagram), pendaftaran baru, penambahan anggota keluarga, perubahan segmen peseta dan update data bayi baru lahir.

Optimalisasi pada fitur Mobile JKN dapat menciptakan kebiasaan peserta untuk melakukan layanan tanpa tatap muka dengan mudah dan aman, optimalisasi sosialisasi pemanfaatan KIS Digital di FKTP maupun FKRTL, perpindahan FKTP pun dapat dilakukan melalui Mobile JKN dan masih banyak fitur lainnya yang dapat memudahkan peserta.

Layanan yang  diluncurkan BPJS Kesehatan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses layanan serta mengakomodir harapan dan memenuhi kebutuhan peserta maupun para pemangku kepentingan. “Kami juga membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dalam hal bersama-sama mengawal berjalannya Program JKN-KIS dengan baik, agar seluruh peserta mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik demi Indonesia yang lebih sehat,” Pungkas Agung. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments