Reses Ala ADPRD Belu, F.X Saka, Menjaring Aspirasi Sambil Buat Jalan Dusun

224
Reses ADPRD Belu, Apin Saka. Pembuatan rabat jalan dusun Ilbul, Desa Dirun, Lamaknen.

Goberita.id. DPRD Belu sedang dalam masa menjumpai konstituen di daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing dalam rangka penjaringan aspirasi dan melaksanakan tugas pengawasan atau yang biasanya disebut Reses. Kebanyakannya, DPRD melakukan tatap muka atau pertemuan formal. Sama halnya dengan ADPRD Belu yang juga ketua Fraksi Demokrat, Fransiskus Xave Saka, atau yang lebih dikenal Apin. Semua uang resesnya dipakai bersama masyarakat di dapilnya membuat jalan dusun.

Pembuatan jalan rabat dusun ini tepatnya didusun Ilbul, senin (01/11) dan melibatkan Dusun Bosok Loloh, Dusun Weluli dan Dusun Laimea, Desa Dirun, kecamatan Lamaknen.

Baca Juga:  Isteri Paulus Tanmenu: Suami Saya Tidak Bersalah, Sekarang Saya dan Anak-Anak Hidup Menderita

“Mereka sangat butuh jalan masuk dusun, karena sudah sangat parah, waktu mereka minta ya saya bilang ya sudah mari kita kerja sama-sama. Jadi setelah pertemuan dan kita jaring apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, persoalan pembangunan, layanan pemerintahan dan persoalan sosial kemasyarakatan, kita kerja buat rabat jalan dusun,” ujar Apin.

Ditanyakan soal kecukupan anggaran, karena dana reses berkisar 30 an juta sedangkan pembangunan rabat jalan dusun bahan dan material ditanggung Apin, melibatkan partisipasi masyarakat 4 dusun yang berakibat pada biaya konsumsi Apin mengatakan bahwa dirinya memaksimalkan uang resesnya. “Yah, kita maksimalkan sajalah untuk kepentingan rakyat, cukup tidak cukup kita cukupkan saja,” ucapnya dengan canda.

Baca Juga:  Anggota DPRD PDIP Belu Saran Pemerintah Atasi Keluhan Sesuai Kebutuhan di Lapangan

Menurut Apin, kesepakatan bersama mayarakat setempat, setiap senin dan jumat pekerjaan jalan dusun tersebut akan dilaksanakan masyarakat setempat. “Gotong-royongnya, Senin dan jumat, hari lainnya masyarakat pakai untuk kerja kebunnya, kita targetkan sepanjang 200 meter tiap jalan dusun kita bantu,” ungkapnya.

Sambungnya, “Mereka sangat kesulitan, apalagi musim hujan seperti ini, karena itu kami percepat kerjanya biar sudah bisa digunakan.”

Baca Juga:  Sahabat Daftar ke KPU, Miquel: Ini Massa Terbanyak Sepanjang Sejarah Pilkada

Untuk diketahui, direses tahun sebelumya, Apin menjadi operator Loader miliknya dan mengerahkan armada truk miliknya membuka lahan pembuatan perkerasan jalan di bebarapa dusun di dapilnya. Tahun 2020, Apin juga pernah menolak menerima dana reses sebab saat itu kasus covid sedang meninggi dan masyarakat lagi kesulitan. Namun waktu itu dirinya tetap melakukan reses dengan uang pribadinya. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments