Lima Penari Yang Terancam Diberhentikan Dari Teko Siap Pentas Meriahkan Pembukaan Sidang APBD 2022

924
Gladi penari di ruang paripurna DPRD persiapan pembukaan sidang DPRD Belu tentang pembahasan APBD 2022.

Goberita.id. Lima dari enam penari yang mementaskan tarian likurai Belu disejumlah negara dan terancam diberhentikan dari tenaga kontrak daerah siap mementaskan tarian memeriahkan pembukaan sidang DPRD Belu tentang pembahasan APBD 2022.

Pantauan media, para penari tersebut melakukan gladi diruang sidang paripurna DPRD (11/11) hari ini.

Penari yang mementaskan tarian Likurai tersebut yaitu: Marlince Ratu Dabo, Feliciana Soares, Angela Leki, Yunita Dahu, Adriyani Sindi, Manisa Hale dan Evie Anika Novita Nalle. Enam penari tersebut 3 orang adalah Tenaga Kontrak Daerah dan 2 orang adalah guru honorer. Kelima orang tersebut telah mendapatkan Surat Peringatan ke dua (SP2) dari instansi tempat bekerja.

Baca Juga:  Kadis Nakertrans Belu: Pelapor Dan PT Naviri Sama-Sama Keliru

Sekembalinya dari pentas diluar negeri, para penari tidak disambut Pemda Belu namun disambut para pemerhati diperbatasan kota Atambua dan diterima DPRD Belu.

Peduli dengan para penari yang telah berjasa mengharumkan nama bangsa dan daerah serta memperkenalkan budaya belu, Cipry Temu, Wakil Ketua II DPRD Belu mengatakan lembaganya siap pasang badan menghadapi Pemerintah menyelamatkan nasib para Teko yang terancam diberhentikan tersebut.

Selain pasang badan, DPRD Belu memberikan kesempatan bagi enam penari tersebut menyajikan tarian likurai untuk memeriahkan pembukaan sidang pembahasan APBD tahun 2022. Informasi yang terkumpul, keenam penari akan mulai dengan pentasnya setelah Bupati, Wabup Belu bersama pimpinan OPD telah berada diruang paripurna.

Baca Juga:  Menguak Pencurian Sapi di Belu NTT, Berikut Kronologisnya!

Dalam jadwal, Tarian pembuka dengan iringan lagu oras loro malirin diperkirakan durasinya 15 menit. Diakhir pembukaan sidang para penari akan mementaskan lagi dengan iringan lagu leseluan. Dari gladi yang disaksikan, Gelegar gendang para penari bakal membuat ruang sidang menjadi meriah pada pembukaan sidang besok (12/11).

Sebelumnya, Bupati Belu, Agus Taolin, ketika dikonfirmasi (25/10) menanggapi pementasan Likurai tari kontemporer bertitel “Ibu-Ibu Belu-Bodies of Borders” yang dilaksanakan di Tanzhaus Nrw Dusseidort, Jerman. Mengatakan di masa pandemi ini tidak ada agenda Pemda terkait hal ini.

Baca Juga:  Pemkab dan DPRD Belu Sepakat Kurangi Bantuan JPS Bagi KPM Dari 300 Menjadi 150 Ribu

“Pemda tidak ada agenda di masa pandemi utk melakukan tour, Kegiatan diluar agenda pemerintah kabupaten Belu,” Ujar Taolin.

Pembiayaan pun katanya tidak ditanggung Pemda, “karena itu, sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak penyelenggara,” sambungnya.YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments