Diduga Bupati Belu Batalkan Pinjaman Daerah Karena Tersinggung

303
Ilustrasi. Siapa yang gagalkan Pinjaman Daerah Kab. Belu masih Mistreri.

Goberita. Id. Pemerintah Belu telah membatalkan usulan pinjaman daerah. Pembatalan tersebut disampaikan Sekda Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, M.Si, kepada DPRD Belu. Sekda menyebutkan bahwa Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp. PD, K. GEH, FINASIM, tidak lagi ingin melanjutkan rencana pinjaman daerah ke Bank NTT sebesar 200 Miliar.

Belum diketahui persis mengapa Bupati membatalkan niatnya tersebut. Namun dari beberapa sumber menyebutkan bahwa perang urat syaraf Pemerintah dan DPRD ini bermula dari kehadiran Bupati di DPRD yang tak dianggap dalam rangka sidang paripurna persetujuan pinjaman daerah. Diduga Bupati merasa tersinggung setelah dua jam menunggu diruang Sekwan dan tak ditemui satupun pimpinan DPRD.

Baca Juga:  Jarak Sosial Cegah Korona. Pasar Baru Atambua Belu NTT Sepi, Pedagang dan Pengojek Keluhkan Pendapatan

Dibenarkan Wakil Ketua II DPRD Belu, Cipry Temu, S. IP, kepada media ini (13/11) melalui telpon selulernya mengatakan bahwa Bupati Taolin sepertinya tersinggung akibat menunggu lama.

“Waktu itu pada senin (08/11) malam, DPRD yang hadir tidak memenuhi Kuorum. Bupati menunggu sekitar 2 jam marahlah Bupati, Bupati tersinggung sepertinya,” kata Cypri.

Walau demikian pihaknya berupaya agar rencana pinjaman tersebut tak gagal. “Karena tidak memenuhi kuorum, Besoknya selasa (09/11) kami agendakan rapat pimpinan fraksi dan pimpinan alat kelengkapan untuk mempersiapkan pembahasan ulang.”

Saat itu kata Cipry, barulah pihaknya mengetahui Pemerintah telah batalkan pinjaman daerah.

“Dalam rapat pimpinan alat kelengkapan dan pimpinan Fraksi bersama pimpinan DPRD, sebelum kita masuk ke pinjaman daerah kita minta konfirmasi ulang ke ketua TAPD dalam hal ini Sekda, ketika ditelpon oleh salah satu unsur Pimpinan, Sekda mengatakan terkait Pinjaman, Pa Bupati tidak mau lagi dan dibatalkan,” ujar Cipry dengan nada kecewa.

Baca Juga:  Pasien Yang Meninggal Di RSUD Atambua Ternyata Bukan Covid, Informasi Sebelumnya Tidak Benar

Kekecewaan Cypri ini sebab menurutnya Pinjaman daerah adalah alternatif sumber pendanaan APBD yang digunakan untuk menutup defisit APBD. Dengan adanya sumber pendanaan baru maka akselerasi pembangunan dalam rangka peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Belu dapat tercapai.

Menepis pembatalan karena kemampuan keuangan daerah, sudah dijelaskan Sekda sebelumnya bahwa berdasarkan analisa komulatif pinjaman daerah sangat memungkinkan. Bahkan pinjaman bisa sampai ke angka 426 miliaran apabila hitungan pinjaman adalah 75% dari Pendapatan Umum Daerah tahun 2020.

Baca Juga:  Setelah Peringati 40 Hari Meninggalnya Oscar Haleserens, PKB akan Proses PAW

Diperkuat hasil konsultasi Ketua DPRD Belu, Jeremias Manek Jr dengan Kaban Keuangan Provinsi NTT, Zakarias Moruk. Dimana disebutkan pinjaman daerah bisa dilakukan, hanya berbeda pada nominalnya. Dalam hitungan Pemprov, nilai pinjaman Belu hanya boleh mencapai 160 miliar. Namun secara prinsip pinjaman daerah dibolehkan.

Sehingga, dugaan pembatalan pinjaman hanya karena tersinggung atau merajuk makin menguat. Bupati Taolin yang dikonfirmasi melalui pesan whatsapp terkait alasan pembatalan, belum membalas. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments