Kapolda NTT Beri Tanggapan Atas Kasus Pembunuhan Astrid Manafe dan Lael Maccabe

241
Kapolda NTT, Irjen Pol Setyo Budiyanto, saat memberikan tanggapan atas kasus pembunuhan Penkase di Turangga Podcast youtube Channel/Youtube/Tangkapan Layar.

Goberita.id. Kapolda NTT, Irjen Pol Setyo Budiyanto, memberikan tanggapan atas kasus pembunuhan Astrid Manafe dan Lael Maccabe.

Ini merupakan pertama kalinya Irjen Pol Setyo angkat bicara soal kasus pembunuhan ibu dan anak ini sejak dipercayakan menjabat sebagai Kapolda NTT menggantikan Irjen Pol Lotharia Latif pada bulan Desember 2021 lalu.

Dilansir dari kanal Youtube Turangga Podcast, Rabu 12 Januari 2022, Irjen Pol Setyo,  yang baru beberapa minggu bertugas di NTT mengatakan terkait kasus ini dirinya lebih dahulu mempelajari konstruksi perkara dengan meminta para penyidik melakukan gelar perkara.

Setyo menilai bahwa pihak penyidik telah melaksanakan tugas  sejak awal dengan melakukan pencarian korban.

Setyo mengharapkan masyarakat bisa menghargai usaha yang dilakukan penyidik Polda NTT.

“Saya berharap masyarakat juga yang pertama bisa memberikan penghargaan kepada Polda NTT yang sudah bisa menangani kemudian bisa melakukan proses penanganan terhadap tersangka.Terlepas kemudian ada penyerahan diri dari tersangka, tapi sebenarnya proses sebelumnya itu sudah mulai dilakukan upaya pencarian, mungkin masalah waktu saja sehingga terjadi penyerahan diri,” papar Setyo.

Baca Juga:  Anak Isteri Naibuti Terpukul dan Menangis Dengar Rekaman Diduga Suara Agus Taolin

Proses penyidikan yang dilakukan pihak Polda NTT dan Polres Kota Kupang saat ini kata Setyo, telah menggunakan criminal scientific investigation (penyidikan berbasis ilmiah).

“Itu artinya disitu ada melibatkan forensik, ahli digital dan sebagainnya. Terlepas dari apa yang kami lakukan itu mendapat respon dan ditanggapi sebagai sesuatu hal yang ‘oh ini kurang’ dan ‘itu lemah’ dan sebagainya, tidak masalah. Everything its ok, saya anggap itu sebagai dinamika dalam proses penegakan hukum akan selalu seperti itu,” ungkapnya.

Setyo memastikan tidak ada konflik kepentingan dalam penanganan kasus ini dan akan dijelaskan Polisi pada waktunya.

Baca Juga:  Setelah IU dan SM, 2 Saksi Pembunuhan Astrid Lael Diperiksa Pakai Alat Tes Kebohongan

“Memang tidak ada sesuatu kepentingan, tidak ada konflik interestnya sehingga ini murni yang disampaikan adalah kondisi keadaan sebenarnya. Tapi sekali lagi, kondisi seperti itu scientific dan semuanya sudah kita lakukan. Mungkin akan tiba masanya, Kabid Humas Polda NTT akan menjelaskan secara detail proses penyidikan yang telah dilakukan itu apa saja,” imbuhnya.

Dirinya juga mengikuti perbicangan Netizen di Medsos, surat kepadanya dan fakta yang ditemukan penyidik.

“Saya sudah melihat beberapa komentar, ada yang di sosmed, bahkan ada surat yang disampaikan kepada saya. Semuanya menjadi bagian masukan bagi saya, tapi saya juga melihat konstruksi perkara sebenarnya seperti apa sih. Kemudian saya coba membandingkan antara informasi yang berkembang dengan apa yang sudah didapatkan oleh penyidik,” jelasnya.

Baca Juga:  Beralamat Jelas Namun DPO Moge HD 2017 Sampai Saat Ini Belum di Temukan

Katanya, keterangan yang disampaikan saksi maupun tersangka kepada penyidik akan terbuka semuanya.

“Pada saat dilimpahkan ke pengadilan, proses pemeriksaan di persidangan itu akan menjadi terbuka semuanya. Silahkan masyarakat melihat keterangan-keterangan yang disampaikan sesuai berita acara yang dinyatakan Majelis Hakim, ada pihak Jaksa juga, pihak penasihat hukum atau pengacara. Semua disitu bisa beradu argumentasi untuk bisa menguji hasil penyelidikan yang sudah dilakukan,” urai Setyo.

Diketahui kasus pembunuhan Astrid dan Lael dengan tersangka Randy Badjideh telah dilimpahkan Polda NTT ke Kejati NTT pada 28 Desember 2021.

Berkas perkara yang baru P19  tersebut dikembalikan ke Polda NTT untuk dilengkapi sesuai petunjuk Jaksa Penuntut Umum Kejati NTT. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments