Penggunaan Lie Detector Bisa Jadi Alat Bukti Perkuat Keyakinan Penyidik dan JPU

202
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna/Youtube/Tangkapan layar.

Goberita.id. Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna, mengatakan hasil pemeriksaan tersangka dan saksi dengan menggunakan Lie Detector (Alat tes kebohongan) bisa menjadi alat bukti yang memperkuat keyakinan penyidik dan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Hal ini disampaikan Kabid Humas Krisna dalam acara diskusi yang diselenggarakan Gaharu News Channel, pada Rabu 12 Januari 2022.

“Proses pemeriksaan forensik lie detector adalah upaya untuk memperkuat keyakinan dari penyidik maupun jaksa penuntut umum nantinya, tentang keterangan dari semua pihak,” kata Krisna.

Baca Juga:  Survey Membuktikan Bahwa PDI Perjuangan Masih Menempati Urutan Pertama. GO. PDIP BELU

Pemeriksaan dengan menggunakan lie detector ini menurut Krisna sebab dari awal penanganan kasus ini pihaknya sudah menggunakan metode scientific crime investigation.

Hal ini menurut Krisna termuat dalam UU nomor 68  tahun 1981 pasal 120 ayat 1 disebutkan dalam hal penyidik menganggap perlu dia dapat meminta pendapat orang yang memiliki keahlian khsusus.

“Lie detector ini nantinya akan bisa menjadi alat bukti. Yang pertama, dia menjadi keterangan ahli bilamana sang ahli ini kemudian dilakukan pemeriksaan,” ujar Krisna.

Baca Juga:  Covid-19/Korona. Wabup Belu NTT : Pemda Belu Siap

Sedangkan produk yang dikeluarkan oleh ahli ini nantinya menurut Krisna akan dimasukan dalam alat bukti surat dan sebagai petunjuk bagi penyidik.

“Alat bukti didalam pasal 184 itu memang tidak mengenal keterangan tersangka, yang ada keterangan terdakwa.  Keterangan saksi, keterangan ahli kemudian surat petunjuk inilah yang menjadi keyakinan bagi penyidik bahwa dugaan keras telah terjadi suatu tindak pidana pembunuhan,” jelasnya.

Baca Juga:  11 Terduga Teroris Ternyata Targetkan Bom Gereja dan Uskup Agung Merauke

Diketahui Polda NTT kembali melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Randy Badjideh pada 7 Januari 2022 dengan menggunakan lie detector.

Setelah itu isteri Randy, IU, SM dan 3 saksi lainnya juga telah menjalani pemeriksaan intensif.

Pemeriksaan saksi-saksi juga dengan menggunakan lie detector. Total semua yang telah diperiksa ulang  sebanyak 6 orang. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments