Jaringan Mata-Mata Iran Ditangkap Israel

196
Ilustrasi: Agen Rahasia/pixabay/vitangelee.

Goberita.id. Otoritas Israel menyebutkan bahwa pihaknya berhasil menangkap jaringan mata-mata Iran.

Jaringan mata-mata ini menjalankan misi merekrut warga Israel untuk memotret situs-situs strategis, mengumpukan data intelijen dan kegiatan lainnya dengan imbalan dolar.

Dikutip dari Al Arabiya, Pernyataan resmi tersebut disampaikan dinas keamanan internal Israel, Shin Bet, pada Kamis 13 Januari 2022.

“Para tersangka mengambil foto situs-situs penting yang strategis di Israel, termasuk Konsulat AS di Tel Aviv, berusaha menjalin hubungan dengan para politisi, memberikan informasi tentang pengaturan keamanan di berbagai situs, dan melakukan pelanggaran lainnya. Semua dilakukan atas arahan (seorang) operator asal Iran dan dengan imbalan ribuan dolar,” jelas Shin Bet.

Baca Juga:  DPC PDI Perjuangan Kabupaten Belu Mengukur Loyalitas, Dedikasi Dan Komitmen Calon Struktur Pengurus Anak Cabang Periode 2020 - 2024. GO - PDIP BELU

Jaringan mata-mata Iran  itu terdiri dari empat wanita dan satu pria, yang semuanya adalah imigran Yahudi dari Iran atau keturunan imigran Iran.

Dalam operasinya Iran melatih para tersangka dengan bahasa persia sehingga agen tersebut bisa disusupkan bergabung ke intelijen militer dan tentara nasional Israel IDF.

Shin Bet menyebutkan nama agen Iran yaitu Rambud Namdar yang selama ini berpura-pura menjadi seorang Yahudi dan tinggal di Teheran dan berada dibalik jaringan mata-mata Iran.

Baca Juga:  Malam Ini Perbatasan RI-RDTL Resmi Ditutup

Shin Bet mengakui terjadi peningkatan perekrutan warga Israel oleh jaringan mata-mata Iran.

“Telah terjadi peningkatan oleh agen intelijen Iran yang menjangkau warga Israel dalam upaya untuk mengumpulkan intelijen yang dapat membantu (Iran) dalam perjuangannya melawan Israel,” The Jerusalem Post melaporkan mengutip seorang pejabat Shin Bet.

Keberhasilan menghancurkan jaringan mata-mata ini dipuji Perdana Menteri Israel Naftali Bennet.

Baca Juga:  PDI Perjuangan Umumkan Dukungan Pilkada Gelombang II 17 Juli 2020

“Israel sedang dalam kampanye melawan Iran. Kami melihat upaya yang jelas dan upaya tak henti-hentinya oleh Korps Garda Revolusi Iran untuk merekrut warga Israel,” ujar Naftali.

Diketahui konflik dan bayang-bayang perang Tel Aviv dan Teheran  sudah berlangsung bertahun-tahun lamanya.

Keduanya saling menuduh dan saling mengancam serta saling menyabotase.YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments