Agus Pinto Siap Ladeni Laporan Nandi Atok dan Ini Tanggapannya

856
Agustinho Pinto, Anggota DPRD Belu Fraksi Gerindra.

Goberita.id. Agustinho Pinto, Anggota DPRD Belu Fraksi Gerindra nyatakan siap meladeni Bernadinus Taek atau Nandi Atok yang akan melaporkan dirinya sebab menyebut ayah Nandi Atok yaitu Fanus Atok sebagai pelaku pembunuhan Joao Vicente pada Juni 2017 lalu dan memeras sejumlah orang untuk kepentingan menjadi anggota veteran.

Kepada sejumlah wartawan di Kantor DPRD Belu, Selasa 18 Januari 2022, Agus Pinto memberikan tanggapan ketika di konfirmasi.

“Siap sangat siap dan kita juga akan kumpulkan keluarga dan buka dokumen dan kita juga mau sampaikan kepada kepolisian supaya usut itu yang benar karena polisi juga bekerja tidak tuntas, kita bicara seperti itu supaya pa polisi bekerja keras sampai buktikan siapa pembunuhnya pa Joao Vicente kalau bukan pa Fanus Atok,” ujarnya.

Terkait pemerasan untuk menjadi anggota Veteran, Agus Pinto mengatakan telah terbukti.

“Memang itu kan terjadi to, seperti Pungli memang terbukti to sekarang 52 orang di TTU, lius besin itukan orang dekat pak Fanus Atok, terus yang disini juga kita sekarang lagi buka posko pengaduan,” jelas Agus Pinto.

Baca Juga:  "Serbu" Kampanye Sahabat di Manumutin, Mama-Mama: Sahabat Naleok !

Agus Pinto menuturkan bahwa kematian Joao Vicente itu dirinya menyampaikan berdasarkan kenyataan bukan menuduh.

“Yang kedua, Joao Vicente itu kan meninggal dikantor veteran kilo 16 itu dan di BAP itu polisi itu juga demikian, ada di kejaksaan itu memang tertulis begitu ko kita bicara kenyataan bukan menuduh, realitas seperti itu kok, kalau memang tidak benar kita akan buka dokumen to kenapa, kita tidak sembarang tuduh orang,” tuturnya.

Lebih lanjut katanya, “saya dengan pa Fanus Atok tidak ada masalah dan juga memang berita seperti itu kita bicara salah ka, pa Joao vicente kan keluarga saya, sebagai anggota pejuang terus dia meninggal dunia, sampai saat ini kan prosesnya tidak berjalan dengan baik, siapa yang pembunuhnya juga polisi proses tidak terbukti, terus para pembunuh itu dibiarkan saja tidak pernah masuk penjara, kita mau tegakan keadilan yang bagaimana, kan seperti itu.”

Baca Juga:  NTT Resmi Positif Covid-19. El Asamau Pasien Pertama Ungkap Kronologisnya

Agus Pinto memastikan bahwa dirinya memiliki sejumlah bukti yang akan dibeberkan kepada wartawan.

“Saya buktikan ada laporan pengacara Joao Meco juga ada di pengadilan nanti saya ambil saya kasih ke wartawan dan memang itu seperti itu kita tidak mengada-ada, silahkan lapor saja, kita juga dalam waktu dekat akan lapor balik, kita juga sekarang lagi kumpulkan bukti-bukti data kita akan bawa ke Polres Belu,” tandas Sekretaris Partai Gerindra ini.

“Kita akan lapor balik terkait pemungutan yang ada di Kefa, juga terjadi disini, juga kita akan buka dokumen yang pa Joao Vicente meninggal dulu itu terus prosesnya kan tidak berjalan,” sambungya.

Baca Juga:  Sebut Bapaknya Pembunuh dan Pemeras, Nandi Atok Akan Laporkan Agus Pinto

Agus Pinto menegaskan bahwa kasus pembunuhan Joao Vicente belum selesai sebab tidak ada pelaku yang dijebloskan ke Penjara.

“Belum selesai, tidak ada satupun masuk penjara, kalau seperti ini terus para pejuang dibunuh habis tidak ada proses hukum jadi disini ada yang kebal hukum, uang berjalan semuanya aman,” pungkasnya.

Diberita sebelumnya, Nandi Atok yang adalah ADPRD Provinsi NTT Fraksi PAN berniat melaporkan Agus Pinto, anggota DPRD Belu Fraksi Gerindra ke Badan Kehormatan DPRD Belu dan Polres Belu. Pasalnya, Agus Pinto menyebutkan nama Fanus Atok yang adalah ayah dari Nandi Atok sebagai pelaku pembunuhan terhadap Joao Vicente pada juni 2017 silam di Kimbana, Tasbar.

Selain itu  Agus Pinto disebutkan mengatakan bahwa Fanus Atok  memeras sejumlah orang yang ingin menjadi anggota veteran. YP.

Yan Pareira
Author: Yan Pareira

Contack : Phone: +62 812-3986-2111, Email: goberita@gmail.com

Comments

comments